
hariansuara.com - Seluruh bumi di Indonesia, tak terkecuali Kabupaten Jember, berada di zona Ring of Fire. Terletak dikelilingi Cincin Api Pasifik dan di atas tiga tumbukan lempeng benua, yaitu Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Ibaratnya, kita semua hidup berdampingan dengan bencana.
Tiap saat bencana bisa terjadi. Tiada lain yang wajib dilakukan adalah bersiap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana. Tujuannya agar bisa meminimalisasi risiko yang terdampak akibat bencana.
Di antaranya, menyiapkan relawan yang andal. Di samping mengedukasi masyarakat agar siap, tanggap dan sigap kala bencana. Mampu menolong diri sendiri, keluarga dan orang-orang di sekitar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember terus melatih relawan dan memberdayakan masyarakat untuk itu.
Demikian pesan di balik apel Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional Kamis (11/5/2023) di Alun-alun Jember. Upacara dipimpin Dandim 0824/Jember Letkol Inf. Rahmat Cahyo Dinarso, mewakili Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto, ST., IPU.
Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Sigit Akbari, menyampaikan, "Kabupaten Jember itu kompleks. Hampir semua bencana ada, termasuk tsunami. Mari kita semua berdoa agar tidak terjadi tsunami. Intinya, kita harus tanggap agar mengurangi risiko bencana." (*) Munir/MTS Foto: @dinas_kominfo_kab_jember
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU