Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Empat UMKM Kabupaten Jember Berlaga di Apresiasi Kreasi Indonesia 2023

Politik & Pemerintahan
11 Jul 2023
Empat UMKM Kabupaten Jember Berlaga di Apresiasi Kreasi Indonesia 2023

hariansuara.com - Empat pelaku UMKM Kabupaten Jember berhasil lolos kurasi dari sekitar 7.000 lebih peserta di ajang Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2023 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Usai mengikuti bootcamp, mereka memamerkan karya mereka di Pakuwon Mall, Surabaya dari 14 hingga 16 Juli esok. Sekaligus mengikuti proses seleksi untuk maju ke ajang tingkat nasional mewakili Provinsi Jawa Timur.

"Seiring dengan slogan yang kami canangkan, 'Wes Wayahe UMKM Jember Naik Kelas', harapan kami para perwakilan UMKM Kabupaten Jember ini akan merebut juara. Melalui UMKM, ekonomi kreatif di Jember akan ikut bangkit. Mohon dukungan dan doa untuk para perwakilan UMKM Jember kita ini," ujar Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto, ST., IPU kepada empat UMKM perwakilan Jember saat beraudiensi pada Minggu (9/7/2023).  

Kemenparekraf/Baparekraf atau Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar program tahunan Apresiasi Kreasi Indonesia ini untuk mendorong UMKM kreatif Indonesia agar bisa naik kelas, dan mewujudkan percepatan pertumbuhan ekonomi. Diharapkan, UMKM semakin berdaya, dan melalui produk Indonesia, ekonomi menjadi kuat. Pun, ekonomi para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) terbangkitkan melalui bidang kuliner, fesyen, kriya, film, musik dan aplikasi/gim. 

Pada AKI 2023, empat UMKM dari Kabupaten Jember yang lolos kurasi adalah Germi'an, keripik kreasi Yudi Irawan, lalu Kinayar Craft, ecoprint karya Azizah, kemudian Legendaris Koka kreasi Tutuk Kurnia Wahyuningtias, dan Batik Gangsar Ngaidin oleh Jandiek Wulandari. 

"AKI gawe-nya Kemenparekraf. Dengan lolos kurasi keempat UMKM dari Kabupaten Jember ini tentunya karena masing-masing UMKM ini memiliki kelebihan dari yang lain," urai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dra Sartini, MM kepada hariansuara.com.

Dicontohkannya, keripik Germi'an yang memiliki cita rasa berbeda dari yang lain. Legendaris Koka aneka olahan dari kopi robusta dan cokelat pilihan yang bercita rasa premium. Lalu batik ecoprint Kinayar menggunakan teknis khusus dalam mewarnai, sehingga warna yang dihasilkan dari dedaunan asli Jember menjadi unik dan khas. Pun, batik tulis Gangsar Ngaidin berciri khas tersendiri dengan motif daun tembakau, dan menggunakan pewarna alami, di antaranya dari limbah kulit kakao. 

Menyongsong kompetisi di Pakuwon Mall, Surabaya, keempat UMKM yang mewakili Kabupaten Jember diminta bersiap diri secara optimal. Mulai dari penataan yang artistik, kesiapan dalam menjelaskan keterangan produk hingga proses produksi, serta kelengkapan pada labeling dengan mencantumkan Nomor Induk Berusaha (NIB), Paten, Merek, HAKI, dan Sertifikasi Halal untuk produk makanan. 

"Kesemua persyaratan perizinan harus dilengkapi, terkait program UMKM Naik Kelas. Di samping branding produk yang kuat dan bisa terpateri di mindset masyarakat, juga memperluas pemasaran melalui jalur e-commerce. Atau setidaknya para UMKM bisa memanfaatkan selular android mereka, berdagang melalui YouTube, WhatsApp, Instagram, Line dan sebagainya. Dengan begitu, bisa memasarkan produk secara offline dan online menjangkau pasar dalam dan luar negeri," imbuh Sartini, mendukung kegiatan ini bersama OPD-OPD terkait.

Disampaikannya pesan Bupati Jember kepada para UMKM, untuk dapat naik kelas, masing-masing menyiapkan tempat khusus sebagai 'rumah produksi'. Para buyers atau calon konsumen dari dalam dan luar negeri bisa sewaktu-waktu datang melihat proses produksi dan mendapatkan penjelasan memadai. Kesan yang tersampaikan pun meyakinkan dan profesional. Terlebih pada UMKM kuliner, jangan sampai tempat produksi bercampur dengan dapur rumah tangga. 

"Terlebih dalam waktu relatif dekat, di Kabupaten Jember akan diselenggarakan Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI), event berskala internasional sebagaimana halnya JFC, Jember Fashion Carnaval, yang telah mendunia. Para Duta Besar mancanegara, juga buyers internasional dan dalam negeri akan hadir. Ini momen sangat penting untuk kebangkitan Jember melalui ekonomi kreatif," pungkas Sartini, mengutip pesan Bupati Jember. (*) MTS                  Foto: @pemkabjember, @germian.id, @legendariskoka, @kinayar.craft, @gangsar_ngaidin

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X