
hariansuara.com - Setelah Rapat Paripurna III dilalui dengan proses mendengarkan tanggapan Bupati Jember atas pandangan umum fraksi DPRD Kabupaten Jember dalam Nota Pengantar Rancangan APBD Tahun Anggaran 2024, dilanjut dengan Rapat Paripurna IV. Materi yang dikupas adalah tentang Penetapan Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada PDP Kahyangan Jember menjadi Perda.
Malam itu Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto ST., IPU., bersama Wakil Bupati Jember KH. MB. Firjaun Barlaman hadir disertai seluruh Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Jember, segenap Camat dan Lurah.
"Saya sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya bahwa dari semua fraksi yang telah menyampaikan Pandangan Umum sejatinya memiliki komitmen dan kepedulian yang besar," ujar Bupati Jember menanggapi pandangan umum fraksi.

Saran, masukan, maupun pertanyaan disampaikan oleh seluruh fraksi di DPRD terkait Raperda APBD Tahun Anggaran 2024 untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah.
Agar Kabupaten Jember tetap konsisten mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik diperlukan pemikiran yang sama. Pun, diperlukan pemerintahan yang taat asas. Agar program-program yang direalisasikan bisa dirasakan manfaatnya diperlukan inovasi dan kreatifitas yang berdaya saing tinggi.
Pada Rapat Paripurna lV tentang Penetapan Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada PDP Kahyangan Jember menjadi Perda. Beberapa acara, yakni Laporan Hasil Pansus Pembahas Raperda, pendapat akhir fraksi, permintaan persetujuan dan penetapan Raperda menjadi Perda serta sambutan atau pendapat akhir Bupati Jember.
Dalam Rapat Paripurna lV seluruh fraksi menyetujui Penetapan Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada PDP Kahyangan Jember menjadi Perda dengan catatan-catatan tertentu. Salah satunya, PDP Kahyangan harus memberikan jaminan, bahwa selama ada penyertaan modal ini harus sehat dan produktifitas meningkat.
"Pada intinya, kita harus mengontrol bersama-sama, karena penyertaan modal ini tidak main-main. Tidak boleh belanja sembarangan. Saya sampaikan kepada teman-teman PDP Kahyangan, untuk pencairannya pun harus bekerja sama dengan APH dari Kejaksaan supaya tepat sasaran," tutur Bupati Jember kepada media.
Seluruh fraksi, khususnya juga Pemerintah Kabupaten Jember berharap PDP Kahyangan harus bangkit. Rakyat dan karyawannya makmur, produktifitas tinggi, sehingga mampu memberi sumbangan pendapatan bagi pembangunan daerah di masa mendatang. Kelak PDP Kahyangan bisa menjadi kebanggaan seluruh warga Jember. (*) Prabu/MTR Foto: Diskominfojember
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU