
hariansuara.com - Pesta Demokrasi 2024 ditetapkan Rabu, 14 Februari 2024 alias tinggal dalam hitungan 183 hari lagi. Pemkab Jember melakukan persiapan-persiapan penyambutan Pemilu tersebut.
Untuk menjaga lingkungan di Jember aman, tenteram dan kondusif, Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto, ST., IPU., menginstruksikan keseluruh pihak, termasuk Kecamatan, Kelurahan dan Desa mengaktifkan Pos Kamling tiap malam.
Selain itu Pemkab Jember melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) aktif melakukan sosialisasi terhadap Pemilu Tahun 2024 tersebut. Di antaranya, terakhir Selasa (21/11/2023) menemui masyarakat Wringintelu, Puger.
Di Balai Desa Wringintelu itu hadir Kepala Bakesbangpol Jember Sigit Akbari, bersama Tim Ahli Bupati Jember M. Iqbal, Anggota KPU Jember Andi Wasis, Muspika Kecamatan Puger dan 12 Kepala Desa yang ada di Kecamatan Puger, serta para undangan. Semua terlihat sangat antusias mendengarkan penjelasan yang disampaikan dalam sosialisasi.

"Sosialisasi Pemilu Tahun 2024 di sini hari ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah partisipasi yang ada di Kecamatan Puger. Nantinya syukur-syukur jumlah pemilih di Puger bisa berlipat mencapai 90 persen," disampaikan Sigit Akbari kepada warga setempat.
Diharapkannya seluruh masyarakat yang merupakan pemilih pada Pemilu Tahun 2024 menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya. Satu suara akan menentukan masa depan dirinya, lingkungannya, dan bangsa Indonesia pada umumnya. Intinya, bersama-sama menjadikan Pemilu 2024 sebuah Pesta Demokrasi lebih meriah dari sebelumnya.
"Tidak ada money politic lagi yang bisa membuat pemilihan tidak berjalan fair. Tidak dari dalam hati. Maka dari itu wajib sebagai pemilih, kita benar-benar cermat dan tepat dalam memilih di Pemilu Tahun 2024 esok," pungkas Sigit.
3 Ragam Sosialisasi di Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan
Sebelumnya, Rabu (16/11/2023) dilakukan Sosialisasi Pemilu Damai 2024 di Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan. Hadir Camat Wuluhan, Danramil 0824/23 Wuluhan beserta jajaran, Kapolsek Wuluhan beserta jajaran, Komisioner Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Wuluhan.

Tampak juga Ketua Panwascamlu Wuluhan, Kepala Desa beserta jajaran Perangkat Desa Struktural/ Non Struktural dan Ketua RW se Desa Tamansari, Ketua TP PKK Desa dan Anggota beserta Kader, Kasi Tramtib Kecamatan Wuluhan beserta anggota Satpol PP, Babinsa, Babimkamtibnas.

Sosialisasi intinya penting bagi semua untuk bersama-sama menjaga perdamaian, ketenangan, dan mengawal nilai-nilai demokrasi selama proses Pemilu berlangsung. Masyarakat diberi pengertian tentang hak pilih mereka, dan bebas memilih calon pemimpin yang didamba tanpa tekanan atau konflik.
Pun, Polres Kabupaten Jember berkomitmen menjaga proses Pemilu 2024 berlangsung sukses, aman dan damai. Disosialisasikan tentang Tahapan Pemilu, yaitu Presiden Wakil Presiden dan Legislatif Tingkat Pusat, lalu Tingkat Provinsi dan Kabupaten.
Kepada pemilih pemula atau Generasi Z (di luar Daftar Pemilih Tetap/DPT) mendapatkan sosialisasi juga. Kemudian diberikan sosialisasi tentang Pemilu Damai, pose berfoto netral dan larangan berkampanye bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Perangkat Desa. (*) Maulana/MTR Foto: Diskominfojember, ppid.jemberkab.go.id
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU