
hariansuara.com - Pemkab Jember terus berusaha melakukan percepatan penurunan angka stunting. Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto ST., IPU., didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Jember Andi Prastowo, Jumat (24/11/2023) tadi menyalurkan bantuan telur kepada 200 keluarga di Balai Desa Patemon, Kecamatan Pakusari.
Telur adalah sumber gizi yang bisa dengan cepat memperbaiki kualitas gizi pada wanita hamil atau anak-anak di usia pertumbuhan dini. Diharapkan, pemberian asupan gizi dari telur ini akan menekan angka stunting di tahun kemudian.
Secara bertahap, 12 kg telur dibagikan sebanyak 3 kali per dua minggu, masing-masing 4 kg telur. Sementara ini pemberian bantuan telur baru menjangkau 200 keluarga. Tidak mungkin 12 kg telur diberikan pada satu waktu, sebab dikhawatirkan bila tidak terkonsumsi segera, telur yang diterima Kader Pembangunan Manusia (KPM) akan mengalami pembusukan.

Kepada warga penerima bantuan telur, Bupati Jember meminta untuk memanfaatkan telur sebaik-baiknya untuk memperbaiki gizi keluarga. "Bantuan telur ini harap digunakan sebaik mungkin. Jangan dijual atau semacamnya, sebab telur ini bisa mencegah anak-anak balita dari stunting," jelas Bupati Jember saat memberikan sambutan kepada warga.
Telah menjadi kebijakan Pemkab Jember, semua OPD dilibatkan dalam kegiatan percepatan penurunan angka stunting. Tidak hanya Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Jember yang sibuk, melainkan juga OPD-OPD lain ikut mendukung, sehingga gerakan percepatan penekanan angka stunting menjadi masif.
"Dan, pengentasan pada Problem Tumbuh Kembang (PTK) termasuk stunting ini bisa dilakukan dengan bersinergi dan berkolaborasi semua pihak, dari OPD, Rumah Sakit, CSR dan serta seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Jember," pungkas Bupati Jember kepada pers. (*) Maulana/MTR Foto: Diskominfo
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU