Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Indonesia Pertimbangkan Keluar Dari 20 Organisasi Internasional

Politik & Pemerintahan
24 Dec 2016
Indonesia Pertimbangkan Keluar Dari 20 Organisasi Internasional

 

Jakarta (Antara) - Pemerintah Indonesia mempertimbangkan untuk keluar dari keanggotaannya di sekitar 20 organisasi internasional.

 

"Soal organisasi internasional saat ini sedang dipertimbangkan," kata Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di kantornya, kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Jumat.

 

Ia menilai banyak organisasi yang mungkin kurang penting bagi Indonesia atau bahkan aneh, seperti Organisasi Hansip Internasional.

 

"Mungkin dulu ditawari, langsung masuk. Ada organisasi turis Asia, tapi ada juga organisasi turis se-Asia. Beda-beda nama saja. Jadi, pilih salah satu saja. Banyaklah yang agak tidak terlalu penting," ujarnya.

 

Kalla juga mengingatkan kelompok masyarakat agar tidak sering menghadiri pertemuan tahunan atau kongres. Pasti hasil kongres juga tidak penting bagi masyarakat.

 

Menurutnya, keputusan keluar dari organisasi internasional itu tidak akan memengaruhi posisi Indonesia yang akan menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan kepada Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi serta beberapa kementerian terkait untuk melakukan evaluasi tersebut.

 

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menjelaskan bahwa Indonesia saat ini menjadi anggota di 233 organisasi internasional.

 

Dari jumlah itu, sebanyak 112 keanggotaan di organisasi internasional bersifat strategis dan permanen sehingga akan tetap dilanjutkan.

 

Selain itu, sebanyak 46 keanggotaan dari 233 organisasi internasional bersifat teknis yang juga akan diteruskan Indonesia.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X