
Jakarta - Calon gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono menilai kepemimpinan represif akan membuat aparatur sipil negara (ASN) kehilangan kreativitas.
"Menurut saya ada kaitannya kepemimpinan dan manajemen yang dilakukan impulsif dan represif akan mematikan kreatifitas," ungkapnya saat debat kedua di Jakarta, Jumat malam.
Menurutnya hal itu akan membuat birokrat menjadi takut saat memberikan laporan yang sebenarnya. Dan menutupi kondisi di lapangan sehingga pemimpin tidak tahu kondisi sebenarnya.
"Birokrat takut dimutasi, dicopot dipermalukan di depan publik. Alasan meningkatkan kualitas birokrat. Itu bukan sesuatu yang konstruktif," ujarnya.
Menurutnya, kepemimpinan yang represif menjelaskan penyebab rapor merah dan peringkat ASN DKI di posisi 16 meskipun anggarannya besar.
Untuk membangun ASN yang profesional, Agus akan menerapkan kepemimpinan yang memenangkan hati bawahannya jika terpilih dalam Pilkada 2017.
"Itu untuk membangun antusias melayani publik sebaik-baiknya dengan pemimpin hadir untuk mengembangkan potensi." Agus juga akan menerapkan penghargaan dan hukuman serta mengukur dan menguji kemampuan, tetapi tetap mengedepankan sisi humanis.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU