
Jakarta – Setya Novanto terpilih menjadi Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2016-2019 pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar
Mantan Calon Ketua Umum Golkar Syahrul Yasin Limpo mengatakan dengan terpilihnya Setya Novanto menjadi babak baru kiprah Partai Golkar. “Dan sebuah bukti bahwa Golkar telah menjalankan proses Munaslub dengan mengedepankan musyawarah mufakat," katanya di BNDCC Nusa Dua, Bali, seperti dikutip Antara, (17/5/2016)
Ia mengatakan Partai Golkar telah memiliki mekanisme dalam melakukan Munaslub dan mendengarkan aspirasi dari kader dan pengurus daerah, sehingga hajatan ini dapat berjalan dengan lancar.
"Walau dalam jadwal sidang pemilihan ketua umum sempat terjadi molor, hal itu merupakan proses dari dinamika politik dalam mewujudkan tatanan demokrasi, dari delapan kandidat calon ketua umum, sejak awal sudah sepakat untuk saling merangkul, siapa pun nantinya terpilih menjadi ketua umum.” ucapnya.
Ia menambahkan langkah itu demi kemajuan Partai Beringin dan diharapkan nantinya mampu mencapai kemajuan lebih baik. Karena yang dihadapi ke depan dalam arah demokrasi adalah pemilihan umum legislatif dan pemilu presiden dan wakil presiden.
Setya Novanto berhasil terpilih secara aklamasi mengungguli tujuh kandidat lainnya yakni Aziz Syamsudin, Mahyudin, Airlangga Hartanto, Indra Bambang Utoyo, Ade Komarudin, Syahrul Yasin Limpo, dan Priyo Budi Santoso.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU