
Jakarta - Walikota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma terus didorong agar maju ke Pilgub DKI, Februari 2017. Risma pun diprediksi sudah memperhitungkan dorongan ini dengan menakar sosok calon pasangannya.
Direktur IndoStrategi Andar Nubowo mengatakan Jakarta merupakan pertarungan dan pertaruhan yang tak mudah. Pasalnya, pertaruhannya Risma mesti mundur dari kursi Walikota Surabaya bila ingin maju ke Pilgub DKI.
“Jangan sampai Risma masuk, terus terkubur kalah di Jakarta. Zero sum game, tumpes lindes. Karena itu, saya yakin Risma sedang berpikir masak,” ujar Andar dalam pesan singkatnya, Selasa (9/8/2016).
Andar menekankan soal pasangan, bakal menjadi penentu melawan petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Soal Koalisi Kekeluargaan, menurutnya masih belum bisa dipastikan meski arah peluangnya bisa mengusung Risma. Berpasangan dengan figur yang kuat, maka melawan Ahok ada peluang untuk menang.
“Kalau dia berpasangan dengan kandidat yang kuat dan bisa menang lawan Ahok, saya kira dia maju ke Jakarta. Kalau tidak, dia akan mikir juga. Untuk apa maju tapi kalah,” tuturnya.
Terkait nama pasangan yang akan diduetkan dengan Risma bila jadi diusung PDIP, ia memprediksi bisa Sandiaga Uno atau Djarot Syaiful Hidayat. Namun, ada kemungkinan Risma menginginkan kepala daerah lain.
“Peluang kepala daerah lain seperti Kang Yoto (Bupati Bojonegoro Suyoto, red) atau Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng),” ujarnya.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU