
Dapur, tentu saja area yang sangat vital bagi keluarga. Di sini semua menu untuk seluruh keluarga disiapkan. Wajar, kalau tempat ini tidak saja harus rapi namun juga sehat.
Dapur yang rapi akan memudahkan kita memasak. Dan dapur yang sehat akan meminimalkan anggota keluarga terkena penyakit karena kurang bersihnya saat pemasakan dan penyajian makanan.
Nah, mari kita atur, agar dapur lebih teratur.
1. Gunakan barang yang perlu saja
Dapur bukan gudang, jadi taruh barang-barang yang diperlukan saja. Buang dan pindahkan barang yang tak perlu. Misalnya pompa sepeda, tempat mainan anak-anak dan semacamnya. Ini mengurangi kesumpekan dan kekotoran dapur.
2. Manfaatkan lemari gantung
Lemari gantung sangat efisien kalau ruang dapur Anda sempit. Anda dapat menyimpan barang yang kerap diperlukan di sini. Misalnya makanan kering, tepung, kerupuk dan semacamnya. Taruh dalam wadah tertutup.
Peralatan elektronik yang digunakan sesekali dapat disimpan di sini. Misalnya blender, mixer, gelas ukuran, timbangan makanan dan sebagainya. Atur agar mudah mengambil dan menyimpannya kembali.
3. Gantung alat-alat masak
Misalnya sendok sayur, panci dan semacamnya. Cari tempat yang tak mengganggu aktifitas Anda ketika memasak, namun gampang Anda jangkau sewaktu memerlukannya.
4. Upayakan tempat bumbu tertutup rapat
Kini tempat bumbu dari plastik banyak dijual di pasaran. Dengan model yang manis dan tertutup rapat. Anda dapat menyimpan semua bumbu kering di dalamnya. Misalnya garam, ketumbar, merica dan sebagainya.
Untuk bumbu semacama bawang merah, bawang putih, kentang dan teman-temannya, manfaatkan wadah yang sirkulasi udaranya bertukar dengan lancar. Bahan makanan ini gampang membusuk kalau tertutup rapat.
5. Wadah sisa minyak goreng
Minyak goreng yang baru sekali dipakai, tentu sayang kalau harus dibuang. Anda bias menempatkan pada panci kecil dari stainless yang tertutup. Taruh dalam lemari gantung yang telah di alas kertas Koran.
6. Gunakan koran sat membersihkan kompor
Bersihkan kompor setelah digunakan. Untuk mengisap remah dan minyak, gunakan koran untuk membersihkannya. Setelah itu baru Anda gunakan lap lembut.
7. Manfaatkan meja berlaci
Meja berlaci sangat membantu kalau dapur Anda sempit. Anda dapat menyimpan barang-barang di sini, namun setelah Anda bersihkan terlebih dulu.
8. Manfaatkan handuk yang tak terpakai
Handuk yang tak terpakai namun masih tetap utuh bersih, dapat Anda gantung di sudut dapur, untuk lap tangan ketika Anda mencuci tangan selama memasak. Handuk besar lebih memadai untuk lap daripada lap kecil-kecil.
9. Tong sampah bertutup
Sebaiknya gunakan tong sampah yang bertutup, untuk menghindari lalat dan serangga lain menyerbu sisa bahan makanan Anda. Letakkan tong sampah di tempat strategis hingga mudah ditemukan oleh anggota keluarga saat akan membuang sampah.
10. Bersihkan wastafel setiap hari
Ini lokasi paling kotor di dapur, karenanya, bersihkan wastafel setiap hari. Jangan biarkan ada sisa makanan menumpuk.
11. Kulkas tetap bersih
Buang semua makanan dan minuman yang tak diinginkan lagi. Juga cermati yang telah kadaluarsa. Hal ini mencegah anggota keluarga keracunan saat tak sengaja mengonsumsinya.
12. Lemari piring
Sebaiknya simpan peralatan makan maupun peralatan masak lainnya ke dalam lemari yang tertutup. Kecuali terhindar dari debu juga dari serangga perayap lainnya.
13. Ventilasi bagus
Jendela yang terbuka lebar dan ventilasi lainnya yang memungkinkan pertukaran udara berlangsung dengan sempurna dan cepat, akan sangat menguntungkan untuk dapur yang sehat.
14. Warna putih mengesankan bersih
Dapur yang sempit lebih terasa luas ketika terlihat terang benderang. Karenanya warna tembok yang putih, cat pintu, jendela dan korden yang sewarna memberi kesan lega dan bersih.
15. Gunakan lampu yang terang
Saat Anda harus mendadak masak pada malam hari, Anda tak kerepotan karena lampu penerangan cukup benderang.
Nah, selamat memasak.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU