hariansuara.com, Jember - Selama ini Jember bagian Utara terlihat sangat jarang dilirik, baik untuk mengembangkan bisnis dan industri maupun berwisata. Anda yang pernah singgah ke sana, boleh jadi melihat pertumbuhan ekonomi seolah hanya sampai di pertigaan RSD dr Soebandi. Selebihnya, seperti jalan di tempat.
Namun, kondisi ini berubah sejak Seven Dream City berdiri di Jalan Slamet Riyadi, Baratan, Patrang, Jember, Jawa Timur. Wajah kota mulai bersolek, ekonomi warga juga ikut menggeliat. Warga di sekitar hingga di kawasan Taman Makam Pahlawan membuka usaha warung makan. Lalu lintas yang sebelumnya sepi pada petang hari mulai ramai, bahkan kendaraan umum beroperasi hingga larut. Apa ya keistimewaan Seven Dream City ini?
Seven Dream City, Art Center
Seven Dream City yang berdiri di atas tanah seluas 3,7 hektar itu tak dipungkiri telah menoreh sejarah. Inilah wahana pionir berskala besar yang pernah ada di Kota Jember, khususnya di bagian Utara. Didesain sebagai oase bagi kawula muda dalam menuangkan kreativitas, talenta, hobi dan mengasah kebisaan di sektor ekonomi kreatif.
Mengusung tagline City of Dreams, Seven Fream City melengkapi fasilitasnya dengan banyak varian, dari clothing booth busana gaul dan gaya, wadah bagi berbagai komunitas untuk berapresiasi, sport center bagi olahraga mania. Tidak itu saja, pengunjung dapat menikmati suguhan gemebyar musik dari live band beken, lahan parkir pun tersedia luas.
Lapar dan haus? Tenang, ada belasan tenant siap memenuhi selera makan pengunjung, dari menu sajian rakyat hingga kafe dan restoran yang terkenal. Ada juga sudut barbershop yang siap membuat gaya rambut baru untuk Anda, bahkan jasa cuci sepatu juga ada. Tenant sponsor dari berbagai produk juga tampil semarak.
Yang utama, panggung musik ukuran pro, yang menampilan band-band dan DJ yang siap membuat Anda bergoyang. Daya tampung penontonnya pun hingga puluhan ribu orang!
Pada 23-25 Desember 2016, Seven Dream City menggelar perhelatan perdana yang berskala besar dengan tema JakCloth 2016 Goes to Jember. Ribuan clothing dari 38 pakaian branded yang hits di Tanah Air digelar di sana, dari kaos, celana, denim, topi, jaket sampai ke pernik-perniknya. Lengkap!
Suasana tambah semarak dengan tampilnya 13 artis/band dan DJ kondang Ibu Kota. Payung Teduh, Endank Soekamti, DJ Yasmin, Pee Wee Gaskins, Dhyo Haw, Revenge The Fate, Rocket Rockers, Gangstarasta beberapa di antaranya. Seru! Musiknya enerjik dan dinamis. Kawula muda sekali! Mereka berhasil menghipnotis 30.000 penonton betah menonton. Semua happy.
Sukses pertama itu disusul dengan keriaan lain menyambut pergantian tahun baru, New Year Carnival pada 30-31 Desember 2016. Kembali, Seven Dream City mengulang kesuksesan yang sama.
“Acaranya asyik, tidak membosankan. Sambil dengarin musik oke dari band-band Jakarta, kami bisa keliling santai di Seven Dream City. Hunting barang-barang bermerek. Diskonnya berasa. Dihitung-hitung, jauh lebih murah, karena tidak harus keluar ongkos kalau belanja di Jakarta,” ujar Listy, salah seorang pengunjung.
Geliatkan Ekonomi Sekitar
Aruna, CEO Seven Dream City, menjelaskan kepada hariansuara.com, “Seven Dream City dikemas dengan konsep mal luar ruang atau outdoor mall. Pengunjung bisa bersantai, menikmati musik, makanan enak, ruang berekspresi bagi banyak komunitas. Kami terus kembangkan fasilitasnya, kelak tampil sejajar dengan wahana serupa yang lebih dulu ada di Tanah Air.”
Lebih lanjut diharapkannya, Seven Dream City jadi tujuan destinasi wisata baru, sekaligus terus melahirkan entrepreneur-entrepreneur muda di industri kreatif, dan menjadi magnet bagi kaum muda yang kreatif dan dinamis.
Kehadiran Seven Dream City yang positif juga diakui Kartini, penjual nasi yang sejak lama berikhtiar di sana, “Sejak mulai pembangunan Seven Dream City, banyak warung baru, dan yang paling anyar sebulan lalu. Pendapatan saya sendiri meningkat 100 persen. Alhamdulillah.”
Warung yang sebelumnya sempat ‘mati suri’ pun hidup kembali. Agus, pemilik bengkel, lebih jauh melihat berkah Seven Dream City tersebar untuk warga. Selain warung makan, lahir ide bagi kami membuka penitipan motor sampai toko bangunan. “Ini berarti kan menyediakan peluang kerja, hitung-hitung mengurangi jumlah pengangguran,” katanya.
Kepada hariansuara.com, Bukri, Ketua Komisi B DPRD Jember, sempat menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Seven Dream City. “Sangat bagus, karena ini dapat bersinergi dengan program kreatif DPRD dan Pemerintah Kabupaten Jember. Semoga dapat menarik investor untuk menanamkan modalnya di sini, sehingga pemerataan kesejahteraan dan ekonomi antara Jember Selatan dan Utara.”
Jadi, catat untuk mengisi liburan selanjutnya, selamat berkunjung ke Seven Dream City! Reguk sensasi energi kaum muda kreatif dan positif di sana. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU