
hariansuara.com - Pakar kesehatan mengatakan, setidaknya sempatkan rutin berolahraga 2 atau 3 kali seminggu.
Maunya sih mau ya, tapi waktunya yang tidak ada. Pagi sudah di jalan menuju kantor, kembali pulang sudah gelap. Alhasil, badan lelah dan kepengin segera istirahat. Tidur. Maksudnya, agar esok paginya bisa berjibaku lagi pergi ke kantor di pagi buta.
Begitu terus. Liza, manager di sebuah perusahaan swasta, misalnya. Dia mengalami hal ini. Katanya, dia paling punya waktu untuk ke gym atau fitness center di akhir pekan.
Biasanya, dia akan habiskan berjam-jam untuk 'balas dendam' berlatih. Tetapi, dia tidak serampangan, melainkan mengikuti arahan instruktur, mulai dari pemanasan, lari di treadmill, angkat beban, sampai yoga untuk penutup.
Agaknya Liza tak sendiri lo. Banyak yang mengalami hal serupa, bahkan dikota-kota besar di luar negeri juga seperti itu. Mereka kerap disebut sebagai para 'pejuang weekend', yang memanfaatkan akhir pekannya untuk berolahraga.
Meski hanya sekali berolahraga, mereka mengaku itu sudah cukup efektif. Daripada tidak berolahraga sama sekali, katanya. Toh mereka merasa fisiknya bugar, lemak terbakar, otot yang kaku dan pegal-pegal juga hilang.
Efektif, tetapi Hati-hati Jangan Berlebihan
Benarkah olahraga berjam-jam di akhir pekan sama efektifnya dengan berolahfisik 2-3 kali seminggu masing-masing selama 30 menit?
Peneliti di Amerika Serikat mengatakan, aktivitas fisik yang sedang hingga berat dalam 2-3 kali seminggu dapat menghindari diri dari ratusan jenis penyakit kardiovaskular, metabolisme sampai gangguan kesehatan mental dan syaraf.
Ternyata, sejumlah wanita seperti Liza yang berolahraga sekali di akhir pekan, juga merasakan manfaat serupa. Fisik yang lebih fit, bertenaga dan jarang sakit.
Pakar peneliti menyimpulkan, bukan pola latihan yang menentukan hasil akhirnya, melainkan aktivitas fisik yang dijalankan. Meski berlatih atau berolahraga sekali di akhir pekan tetap berdampak bagi keseluruhan performa kesehatan.
Terlebih jika olahraga yang dilakukan meliputi latihan kardio dan angkat beban, serta latihan gerakan fisik sehari-hari, seperti berjongkok, mengangkat, mendorong, menarik yang intinya meningkatkan kekuatan tubuh, stabilitas, mobilitas, keseimbangan, postur, persendian, dan daya tahan tubuh.
Jadi, jangan kecil hati bila hanya bisa berlatih di fitness center seminggu sekali di akhir pekan ya. Tetap semangat berlatih, dan ikuti arahan instruktur agar target kesehatan tercapai.
Yang pasti, olahraga selalu bermanfaat membantu kita melepas penat dan stres setalah sibuk seminggu bekerja, serta memperbaiki suasana hati jadi ceria dan kembali bersemangat.
Tetapi, hati-hati jangan memaksakan diri hingga akhirnya kelewat lelah, atau cidera, salah urat sampai kelelahan. Alih-alih ingin sehat justru mengundang penyakit, bukan? Selamat berlatih! (*) MTS Foto: ChatGPT
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU