Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Lifestyle

Ini Yang Dilakukan LIPI Untuk Bentuk Diplomat Sains

Tekno
09 Mar 2018
Ini Yang Dilakukan LIPI Untuk Bentuk Diplomat Sains

hariansuara.com, Jakarta - Selain melalui praktik diplomasi tradisional, kapasitas sains mempunyai peran penting dalam membangun kepercayaan dan hubungan antar negara saat ini.

"Pengaruh sains dan teknologi sangat mempengaruhi kehidupan global dan juga membawa perubahan dalam hubungan antar bangsa. Akibatnya, komunikasi global seolah-olah didominasi oleh negara yang maju dalam bidang teknologi," ujar Plt. Kepala LIPI, Bambang Subiyanto.

Menyikapi hal tersebut, Science Diplomacy dapat menawarkan mekanisme untuk membangun kepercayaan, menciptakan dialog dan memungkinkan akses antar negara melalui ilmu pengetahuan. "Melalui Science Diplomacy, konektivitas antara para peneliti - akademisi - pembuat kebijakan sebagai instrumen kunci diplomasi sains di luar batas-batas politik dapat terbangun, "ujarnya.

"LIPI sendiri telah menggelar pelatihan Science Diplomacy sejak tahun 2006. Dengan pelatihan ini, Indonesia diharapkan mampu meningkatkan kerja sama internasional dengan negara-negara lain, baik secara individu maupun kelembagaan, karena sains memegang peran penting dalam konteks geopolitik dan geostrategi negara," tutur Bambang.

Secara spesifik, LIPI merupakan lembaga ilmiah yang paling banyak mengirimkan peneliti ke luar negeri, yaitu sekitar 500 orang setiap tahunnya. Sehingga, dengan adanya Workshop on Science Diplomacy ini, diharapkan mampu memberi bekal wawasan dalam bentuk etika hubungan internasional khususnya bagi para peneliti.

Sementara itu, Kepala Biro Kerja Sama, Hukum dan Humas LIPI, Nur Tri Aries Suestiningtyas menambahkan, keminderan peneliti Indonesia dapat berakibat pada melemahnya posisi negara dalam daya saing global. Kita tentu harus memperbaiki ini, agar di masa mendatang posisi Indonesia lebih kuat lagi dalam pergaulan internasional.

Sebagai informasi, Workshop on Science Diplomacy yang tahun ini mengambil tema Developing Strategic Partnership and Leadership akan menghadirkan pembicara-pembicara dari Kementerian Luar Negeri seperti Duta Besar senior Makarim Wibisono, Yayan G.H Mulyana, perwakilan kedutaan Perancis, perwakilan kedutaan Amerika Serikat, serta peneliti senior LIPI. Kegiatan ini akan berlangsung pada 12-13 Maret mendatang di Century Park Hotel Senayan, Jakarta.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X