Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Lifestyle

Mahasiswa UGM Kembangkan Aplikasi Gelang Kesehatan

Tekno
15 Nov 2018
Mahasiswa UGM Kembangkan Aplikasi Gelang Kesehatan

hariansuara.com, Jakarta - Tim Mahasiswa UGM melalui startup Majatech, memperkenalkan Kanafit, sebuah aplikasi mobile untuk mengukur beberapa indikator kesehatan penting.

Tri Yunianta, salah satu pengembang aplikasi tersebut mengatakan pengembangan aplikasi tersebut diperuntukan untuk memantau  kesehatan para pengguna smart blend atau gelang pintar. 

Menurut mahasiswa prodi Elektronika dan Instrumentasi ini, pihaknya memerlukan waktu kurang lebih empat bulan untuk melakukan eksplorasi dan pembuatan aplikasi. Sedangkan untuk perangkatnya saat ini masih menggunakan pasokan dari pihak ketiga. “Kita memulai ide ini muncul sejak bulan maret lalu dikerjakan selama 4 bulan,” katanya.

Tri menjelaskan munculnya ide pembuatan Kanafit berawal dari keinginan membuat inovasi teknologi yang mendistrupsi layanan bidang kesehatan. Pemilihan nama Kanafit kata Tri diambil dari bahasa sansekerta yang artinya gelang. Sehingga produk aplikasi yang mereka kembangkan bisa terkoneksi dengan gelang pintar atau smart blend.

Meski baru tahap awal pengembangan aplikasi ini, menurut Tri aplikasi ini nantinya bisa membantu banyak orang untuk memantau kesehatan dirinya sendiri, sahabat, orang tua maupun kerabat dari jarak jauh. “Orang tua yang sudah lansia yang kebetulan tidak bersama anaknya, bisa dipasang gelang pintar dan bisa dipantau secara real time lewat aplikasi ini,” katanya.

Aplikasi yang mereka susun berupa data rekam medik untuk memantau indikator kesehatan dimana tersimpan riwayat rekam medik berupa tensi tekanan darah, detak jantung, kadar oksigen dalam darah, serta menghitung jumlah langkah per hari dan jumlah kalori yang terbakar selama sehari.

Tidak hanya untuk para lansia yang jauh dari anaknya, aplikasi yang terhubung dengan gelang pintar ini ini pun menurutnya bisa digunakan tenaga medis di rumah sakit dimana pasien tinggal dipasang gelang lalu data kesehatannya bisa dipantau melalui sistem aplikasi tersebut.

Ia menyebutkan di aplikasi tersebut juga menyediakan artikel yang terhubung dengan beberapa situs kesehatan sehingga pengguna bisa mengetahui dari angka yang menucul dalam fitur di apalikasi tersebut. “Penggunanya bisa tahu rekomendasi apa saja yang diperlukan untuk meningkatkan kesehatan mereka,” katanya.

Direktur Pengembangan Usaha dan Inkubasi Universitas Gadjah Mada, Dr. Hargo Utomo, M.B.A., M.Com, mengapresiasi hasil inovasi yang dikembangkan oleh startup binaan UGM tersebut. Menurutnya saat ini dibutuhkan terobosan inovasi teknologi yang mendukung kemudahan layanan di bidang kesehatan. “Inovasi semacam ini sangat dibutuhkan dalam layanan bidang kesehatan dan mendukung gaya hidup sehat anak muda,” katanya.

Chief Operational Officer (COO) Majatech, Alfian Andi Nugroho, menjelaskan bahwa produk kanafit merupajan produk aplikasi pertama mereka di bidang kesehatan. “Ini merupakan upaya pertama kami dalam mengimplementasikan IoT atau wearable devices untuk keperluan kesehatan,” kata Alfian.

Menurut Alfian, ide untuk mengembangkan aplikasi ini bermula dari diskusi yang berlangsung antara Majatech dengan The eCEOs, sebuah perusahaan teknologi regional yang berpusat di Kuala Lumpur. Dalam perjalanannya, eCEOs kemudian memberikan dukungan pendanaan dan sumber daya lainnya untuk mengembangkan produk tersebut. “Pengembangan KANAFIT ini sejalan dengan rencana besar kami untuk memasuki pasar analitik dan layanan kesehatan berbasis teknologi,” ujar Haemiwan Fathony dari eCEOs Venture.

Saat ini aplikasi Kanafit baru tersedia pada platform Android dan bisa mengolah data dari smartband KANABAND dan Xiaomi Miband 2. Pengembangan ke depan akan masuk ke platform Apple dan dukungan ke berbagai devices lainnya. Selain itu juga akan dilakukan pengembangan berupa produk-produk dan solusi untuk kebutuhan khusus seperti pemantauan kesehatan para lansia (elderly care) serta pemantauan produktivitas pegawai (workers and employee productivity).(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X