
hariansuara.com, Jakarta - Twitter telah menutup ribuan akun di seluruh dunia karena menyebarkan berita palsu.
"Akun-akun yang berasal dari China yang berusaha menabur perselisihan di antara para pengunjuk rasa di Hong Kong ditutup, begitu pula akun-akun yang memperkuat pesan pro-Saudi yang datang dari Mesir dan Uni Emirat Arab yang diarahkan ke Qatar dan Yaman " kata twitter dalam sebuah pernyataan.
Penghapus akun penyebar berita palsu juga mencakup di Spanyol dan Ekuador.
Penyampaian informasi adalah bagian dari dorongan perusahaan untuk meningkatkan pemahaman tentang bagaimana platformnya digunakan oleh aktor negara untuk memanipulasi opini publik.
Twitter mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi 4.302 akun yang berbasis di China yang berusaha menabur perselisihan tentang gerakan protes di Hong Kong.
Sebelumnya pada bulan Agustus terdapat lebih dari 200.000 akun palsu di China yang terlibat memicu perselisihan publik di Hong Kong.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU