Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Lifestyle

Lawan Order Fiktif, Grab Luncurkan Program "Grab Lawan Opik!"

Tekno
01 Feb 2018
Lawan Order Fiktif, Grab Luncurkan Program "Grab Lawan Opik!"

hariansuara.com, Jakarta - Grab meluncurkan ‘Grab Lawan Opik!’, sebuah program yang mendukung dan melindungi mitra pengemudi Grab dari kecurangan, dan memastikan bahwa mereka mendapatkan penghasilan yang adil.

Sebagai informasi, sebagian besar mitra pengemudi Grab mengikuti sistem Grab yang adil dimana pemesanan perjalanan dialokasikan ke mitra pengemudi Grab terdekat di daerah tersebut dan mendapatkan insentif atau penghasilan tambahan berdasarkan pekerjaan yang mereka ambil. Program ‘Grab Lawan Opik!’ bertujuan untuk menangkap sindikat dan mitra pengemudi yang mencoba memainkan sistem ini.

Para pelaku kejahatan ditangkap Polda Metro Jaya karena secara tidak sah mengakses aplikasi Grab dan menjalankan operasi opik, menggunakan Fake GPS (dikenal sebagai tuyul). Sebagai bagian dari ‘Grab Lawan Opik!’, aktivitas ilegal tersebut terdeteksi oleh sistem manajemen risiko dan kecurangan yang dimiliki Grab dan telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Para sindikat dan mitra pengemudi yang menjalankan operasi opik telah mengakibatkan kerugian finansial kepada perusahaan dan para mitra pengemudi kami. Setiap satu pemesanan fiktif berarti berkurangnya satu perjalanan bagi mitra pengemudi yang jujur dan berkurangnya pendapatan untuk mereka. Penumpang juga dirugikan saat mereka menunggu tumpangan yang tidak sampai. Atas nama mitra pengemudi Grab, saya berterima kasih kepada pihak kepolisian atas keahlian dan tindakan cepat mereka untuk memberantas cyber crime,” ujar Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia.

Ridzki Kramadibrata dalam keterangan tertulisnya kemarin menambahkan, “Program ‘Grab Lawan Opik!’ adalah bukti kemitraan kami dengan pihak kepolisian dan kekuatan platform teknologi yang kami miliki yang merupakan hasil dari dedikasi para engineer kami yang berasal dari enam pusat R&D kami di Jakarta, Singapura, Seattle, Beijing, Bengaluru dan Ho Chi Minh. Kami tidak akan beristirahat sampai kami yakin bahwa kami telah menghentikan para hacker dan mitra pengemudi yang mencoba mencurangi sistem kami."

"Kami tidak akan ragu untuk memberikan hukuman berat dan memutus hubungan kemitraan mitra pengemudi yang melanggar kode etik Grab. Hal ini tentunya adil bagi sebagian besar mitra pengemudi Grab yang bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan harian mereka – untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi diri mereka dan keluarga mereka.”

Program ‘Grab Lawan Opik!’ memanfaatkan sistem deteksi risiko dan kecurangan yang dimiliki Grab yang dapat mendeteksi berbagai aktivitas kecurangan. Sistem ini menggunakan algoritma machine learning yang canggih dan terus berkembang untuk mengidentifikasi dan melawan risiko/ancaman baru yang mungkin timbul. Ketika para hacker dan mitra pengemudi yang mencoba menipu sistem teridentifikasi, Grab akan berkolaborasi dengan pihak kepolisian untuk memecahkan operasi opik dan menangkap pelaku. (*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X