
hariansuara.com, Jakarta - PT Angkasa Pura II (Persero) akan bersinergi dengan PT Mobil Anak Bangsa (MAB), menghadirkan sebuah layanan moda transportasi publik yang modern, efisien, dan ramah lingkungan.
Sinergi itu terwujud dalam perjanjian kerjasama atau Memorandum Of Understanding (MoU) terkait uji coba pengoperasian bus listrik (low deck) di area sisi udara (airside) dan di sisi darat (landside) Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Acara penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Pelaksana harian (Ph.) Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Agus Haryadi, yang mewakili PT Angkasa Pura II (Persero) dengan President Director PT MAB yaitu Mayjen TNI (Purn) Leonard di Jakarta, Sabtu kemarin.

President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin menjelaskan, “Melalui kerja sama ini, AP II resmi menjadi BUMN pertama di Indonesia yang akan menggunakan kendaraan karya anak bangsa yang inovatif di mana hal ini selaras dengan semangat dan komitmen korporasi untuk selalu mendukung karya anak bangsa”.
“Selain itu kerjasama ini jelas merupakan bentuk sinergi positif yang tidak hanya dapat mengembangkan bisnis masing-masing perusahaan, melainkan juga dapat memberikan kontribusi positif pada negara,” ungkap Awaluddin.
Bus listrik karya PT MAB tersebut memiliki kapasitas 60 orang per unitnya dan mampu melaju hingga 300km/jam dengan interval pengisian daya listrik hanya dalam waktu 3 jam. Dengan penggunaan bahan bakar berupa tenaga listrik murni (non-fossil fuel), artinya moda transportasi ini merupakan yang ramah lingkungan.
“Pengoperasian bus listrik tersebut di Soekarno-Hatta merupakan strategi dan langkah tepat dalam mereduksi emisi karbon, khususnya yang berasal dari bahan bakar minyak (BBM) dan penerapan konsep green airport serta sustainable environment seperti bandara-bandara kelas dunia lainnya,” tambah Awaluddin.
“Kami pun berharap dengan pemanfaatan teknologi ramah lingkungan tersebut, Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat meraih Airport Carbon Accreditation dari ACI, dan pada level selanjutnya menjadi Reduction,” pungkas Awaluddin dalam keterangan tertulisnya. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU