Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

IKEA Berhenti Jual Produk Plastik Sekali Pakai Tahun 2020

Ekonomi & Bisnis
10 Jun 2018
IKEA Berhenti Jual Produk Plastik Sekali Pakai Tahun 2020

hariansuara.com, Singapura - Raksasa furnitur Swedia IKEA akan berhenti menjual produk plastik sekali pakai seperti sedotan, cangkir, dan tas freezer pada 1 Januari 2020.

Ketentuan ini akan berlaku di seluruh toko IKEA.  "IKEA mengakui plastik sekali pakai dapat membahayakan satwa liar dan mencemari lautan dan saluran air ketika tidak dibuang secara wajar. Kami bertekad memainkan bagian kami dan bertanggung jawab di bidang di mana kami dapat membuat perbedaan," kata IKEA dikutip Channel NEws Asia, Minggu, (10/6).

Pengumuman ini datang sebagai bagian dari Democratic Design Days yang diadakan di Almhult, Swedia, di mana desainer IKEA menampilkan perabotan rumah yang dibuat dari bahan daur ulang serta solusi membantu orang menjalani kehidupan yang lebih baik.

Tahun ini, IKEA meluncurkan rencana  climate-positive 2030. Ini termasuk rencana  mengemas produk dalam bahan yang dapat diperbarui atau didaur ulang dan meningkatkan proporsi pilihan berbasis tanaman dalam makanan yang ditawarkan di IKEA.

"Saat ini, 60 persen dari produk IKEA didasarkan pada bahan terbarukan, sementara hampir 10 persen mengandung bahan daur ulang," kata juru bicara IKEA.

Produk plastik sekali pakai yang tidak akan dijual pada tahun 2020 termasuk sedotan SODA, sedotan SÖTVATTEN, tas pendingin FÖRNYBAR, tas es batu ISIGA dan kantong sampah FÖRSLUTAS.

"Dibutuhkan ketabahan dan keteguhan untuk membangun bisnis yang berkelanjutan. Kami secara aktif mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam setiap fungsi dan semua aspek pekerjaan sehari-hari kami," kata direktur terbarukan IKEA Asia Tenggara.  Lars Svensson.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X