Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

5 Tips Ampuh Menjual Properti di Tengah Krisis

Ekonomi & Bisnis
04 Oct 2018
5 Tips Ampuh Menjual Properti di Tengah Krisis

hariansuara.com, JakartT - Bisa dibilang hingga akhir Q4 2018 ini kondisi bisnis properti di Tanah Air belum juga menunjukkan sinyalemen positif. Bahkan isu depresiasi nilai rupiah terhadap dolar serta tahun politik disinyalir sebagai salah satu faktor mengapa bisnis properti belum juga menggeliat, terutama untuk di kelas atas.

Berdasarkan catatan Bank Indonesia pada Kuartal II 2018 menyebutkan, penjualan properti residensial tercatat -0,08% atau lebih rendah jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang mencapai 10,55%. Penurunan penjualan terjadi pada rumah tipe sedang dan tipe besar, sementara untuk rumah dengan tipe kecil permintaannya meningkat.      

Menurut Xanrena A. Siregar, Business Development Manager Operations PropertyPro, menjelang Pilpres ini memang membuat penjualan properti terganggu pada segmen kelas atas dengan harga di atas Rp1 miliar.

Namun tidak perlu khawatir, bagi Anda yang saat ini berprofesi sebagai broker properti, Xanrena memiliki tips menarik bagaimana menjadi broker handal di tengah kondisi krisis.

1. Posisikan Diri Sebagai Konsultan Properti

Seorang broker properti dituntut harus profesional, tidak hanya sebagai penghubung antara penjual dan pembeli. Lebih dari itu, mereka harus bisa menjadi konsultan properti untuk klientnya, dirinya harus bisa menjelaskan kepada pembeli properti tentang analisa investasi properti mulai dari besaran capital gain ataupun yield yang bisa didapatkan seorang client.     

Tidak hanya itu, seorang broker juga harus mengetahui seluk beluk tentang legalitas properti, seperti bagaimana cara mengurus balik nama sertifikat tanah, membuat AJB dan lain-lain.

“Seorang broker a harus menjadi konsultan bagi clientnya. Kalau sudah begitu nantinya klien akan menjadi sangat nyaman dengan broker tersebut, sehingga ia akan selalu dibutuhkan,” kata Xanrena.

2. Menawarkan Harga yang Realistis

Khusus untuk properti secondary seorang broker juga harus pintar memberikan masukan kepada klien untuk menentukan harga properti yang ditawarkan. Jangan sampai terlalu mahal ataupun murah, tentukan berdasarkan harga pasaran di sekitar lokasi.

“Sebenarnya minat untuk membeli properti masih banyak, tetapi pasar masih wait and see melihat perkembangan ekonomi, jadi kalau mereka dipancing dengan harga di bawah rata-rata pasti akan berminat,” ujar Xanrena.

3. Fokus

Fokus menjadi salah satu kunci utama kesuksesan broker properti, untuk itu Xanrena menyarankan seorang broker agar bisa fokus menjalankan profesinya. Jangan sampai pekerjaan ini dijadikan profesi sambilan.

4. Bergabung dengan Kantor Agentf. 

Hal ini sangatlah penting, karena dengan bergabung dengan asosiasi broker akan mendapatkan keuntungan. Contohnya seperti mendapatkan informasi terbaru seputar industri properti, link baru, atau mengikuti berbagai pelatihan broker.

5. Menggunakan Portal Properti

Salah satu instrumen terpenting berjualan properti adalah menggunakan jasa portal properti. Menurut Xanrena, menjual properti menggunakan media online saat ini dinilai sangat efektif. Pasalnya pengguna internet di Indonesia sekarang sudah sangat banyak, apalagi jangkauan internet dinilai sangat luas berbeda dengan karakteristik surat kabar yang penyebarannya sangat terbatas. (*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X