Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

6 Oktober Dideklarasikan Sebagai Hari Akuntan Muda Indonesia

Ekonomi & Bisnis
03 Nov 2018
6 Oktober Dideklarasikan Sebagai Hari Akuntan Muda Indonesia

hariansuara.com, Jakarta - “The Future Chartered Accountants Event” (FCAE) yang beberapa waktu lalu digelar di Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA), Jakarta, menandakan babak baru dalam sejarah Indonesia, dengan menyatakan tanggal 26 Oktober sebagai “Hari Akuntan Muda Indonesia”.

Sebanyak 650 mahasiswa dari berbagai universitas nasional berkumpul di FCAE dan bersama-sama membacakan "Ikrar Mahasiswa Akuntansi Indonesia" untuk pertama kalinya, sebagai janji untuk melaksanakan tugas mereka secara profesional, etis, dan untuk bangsa yang lebih baik.

Deny Poerhadiyanto, Ketua ICAEW Indonesia mengatakan: “FCAE adalah inisiatif yang diusulkan dan diorganisir secara mandiri oleh Student Community. Peran ICAEW hanya sebatas memberi saran kepada para mahasiswa dalam mempersiapkan acara, dan menghubungkan mereka dengan para pemimpin akademis dan industry, untuk mendukung inisiatif mereka. FCAE menjadi saksi dari kualitas, kemampuan, dan potensi dari mahasiswa kami, yang sudah berhasil hari ini dan di masa depan.”

Sementara itu, Afifah Safira Melinda, Presiden ICAEW Indonesia Student Community mengatakan,  "Masa depan kita ada di tangan kita sendiri, dan FCAE adalah inisiatif kami untuk mendiskusikan apa yang ada di masa depan untuk karir profesional kita, terutama dengan perkembangan teknologi yang mempengaruhi semua aspek manusia, termasuk profesi akuntansi."

Prof. Dr, Rina Indiastuti MSIE, Sekretaris Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, menyampaikan beberapa pesan dari Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir yang berhalangan hadir pada acara hari ini.

“Pesan dari bapak menteri, kalian harus yakin akan mengubah Indonesia ke arah yang lebih baik, kalian adalah calon penggerak perekonomian dunia, dan kalian harus tetap optimis. Kita harus menambah 2 kali lipat jumlah akuntan Indonesia di masa depan, karena Indonesia memiliki prospek yang luar biasa” ujar Rina.

Hal utama dari acara FCAE adalah diskusi panel dengan para pemimpin industri untuk membahas dampak dari Revolusi Industri 4.0 terhadap profesi akuntansi. Berpartisipasi dalam diskusi ini adalah Deny Poerhadiyanto sebagai Ketua ICAEW Indonesia, John Slack sebagai Anggota ICAEW dan Direktur Strategi PT Wintermar Offshore Marine TBK, dan pemenang “FCAE 2018 Paper Competition”.

Pada diskusi tersebut, John Slack menjelaskan mengenai perjalanan transformasi menuju Revolusi Industri 4.0, dan mengatakan, “Seorang akuntan harus melatih soft skills agar bisa bersaing di Industri 4.0. Akuntan muda mempunyai dua pilihan, bersaing atau kalah.”

Deny Poerhadiyanto menambahkan,  “Banyak keterampilan yang harus dimiliki seorang akuntan muda untuk menghadapi disrupsi teknologi, baik sekarang ataupun di masa yang datang. Yang paling penting untuk diperhatikan adalah kemampuan untuk selalu fleksibel dan adaptif agar dapat terus bersaing tanpa ragu dalam Revolusi Industri 4.0.”(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X