Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Luohan Academy: Teknologi Digital adalah Kunci Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Ekonomi & Bisnis
28 Jan 2019
 Luohan Academy: Teknologi Digital adalah Kunci Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

hariansuara.com, Jakarta - Luohan Academy  merilis laporan pertamanya tentang hubungan antara teknologi digital dan pertumbuhan ekonomi. Laporan ini dipaparkan pada acara World Economic Forum 2019 di Davos, yang dihadiri oleh lebih dari 100 delegasi dari kalangan pejabat pemerintah, eksekutif perusahaan, akademisi, dan kepala lembaga internasional seperti Kristalina Georgieva, CEO World Bank; Jack Ma, Executive Chairman Alibaba Group; dan Chen Long, Direktur Luohan Academy.

Laporan Luohan Academy yang berjudul “Digital Technology and Inclusive Growth” (“Teknologi Digital dan Pertumbuhan Inklusif”) membuktikan mengapa teknologi digital bisa mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif secara merata dibandingkan revolusi teknologi yang pernah ada sebelumnya, bagaimana manfaat revolusi digital bisa dirasakan secara lebih merata dibandingkan revolusi teknologi yang pernah ada, dan pentingnya dukungan dan kerja sama sektor publik-privat. 

Beberapa hal bisa diadaptasi dalam menumbuhkan perekonomian secara lebih inklusif melalui teknologi digital, yakni dengan cara menurunkan ambang batas keterampilan untuk menggunakan teknologi.  - Penerapan teknologi bekerja dalam dua acara, pertama untuk meningkatkan tingkat pendidikan dan keterampilan, kedua untuk menurunkan ambang atas pendidikan dan keterampilang yang diperlukan dalam menggunakan teknologi, sebab tanpa pendidikan formal khusus, keterampilan penggunaan teknologi dapat dipelajari secara otodidak. Contohnya, warga di desa-desa binaan program Taobao (proyek Alibaba untuk membina warga desa) yang tidak memiliki pendidikan tingkat lanjutan tetap bisa berjualan melalui e-commerce, serta menerima pendapatan dua kali lipat lebih besar dari pedagang konvensional

Memaksimalkan potensi platform digital - Platform digital adalah platform yang memungkinkan konsumen dan produsen dari berbagai daerah untuk bertransaksi secara langsung, tanpa dihambat oleh faktor jarak atau waktu. Platform digital juga memfasilitasi interaksi jual-beli dengan biaya rendah, efisien, dan dapat diandalkan. Dengan kata lain, platform digital mampu menciptakan ekosistem ekonomi dan sosial yang terintegrasi untuk pertumbuhan yang inklusif.

Mempererat kerjasama pemerintah dan swasta - Karena teknologi digital terus berevolusi dan penetrasinya terjadi di negara-negara yang tidak memiliki institusi dan sumber daya manusia yang siap mengantisipasi perkembangannya, sangat penting bagi sektor publik untuk menciptakan lingkungan makro bagi sektor privat untuk melakukan investasi yang diperlukan agar masyarakat dapat mengakses teknologi digital secara nyaman, aman, merata.

Mengelola dampak teknologi digital. Di era digital, terdapat berbagai kekhawatiran tentang permasalahan-permasalahan nyata dan kompleks seperti pengangguran akibat teknologi, penyalahgunaan informasi pribadi, lambatnya kehadiran kebijakan persaingan usaha, dan meningkatnya ketidaksetaraan. Langkah pertama untuk menjawab tantangan-tantangan ini adalah untuk memisahkan fakta dari spekulasi dan kekhawatiran. Bukti di Tiongkok menunjukkan bahwa manfaat-manfaat dari akses terhadap pangsa pasar baru akan semakin terasa di negara-negara yang belum berkembang.

Jack Ma, Executive Chairman Alibaba Group dalam pengantar laporan ini mengatakan satu hal penting dari laporan ini adalah data menjadi sumber daya baru dan penting yang akan mendorong kemajuan manusia dan memiliki peran sama penting dengan minyak bumi. Bahkan lebih penting lagi dan data tidak akan habis.

"Semakin banyak digunakan, maka data itu akan semakin tinggi nilainya. Di depan kita terbentang jalan yang belum pernah kita lalui sebelumnya dan hal ini menimbulkan berbagai pertanyaan yang belum terjawab: Bagaimana cara menggunakan data secara tepat? Bagaimana cara melindungi privasi? Bagaimana data bisa digunakan untuk memberikan manfaat maksimal dengan efek minimum bagi umat manusia?”"

Jack Ma menambahkan, “Dengan begitu banyaknya pertanyaan, sangat mudah untuk memiliki dan terseret dengan ketakutan dan antipati. Namun kekhawatiran tidak memecahkan permasalahan. Kita harus mencari jawaban dan solusi. Daripada lari dari tantangan, kita memilih untuk melihat hal-hal tersebut dengan mata dan telinga terbuka serta menjelajahi berbagai dampak potensial dari data, dan melakukannya secara holistik. Di antara berbagai pertanyaan tentang data dan masa depan, bagi saya ada satu hal yang sangat jelas: mesin tidak dapat dan tidak akan menggantikan manusia, karena pada akhirnya, cinta dan kebijakan manusialah yang akan membawa kita maju menyongsong masa depan.”(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X