Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Ini Peta Persaingan E-Commerce Indonesia Q4 2018

Ekonomi & Bisnis
31 Jan 2019
Ini Peta Persaingan E-Commerce Indonesia Q4 2018

hariansuara.com, Jakarta - Seperti kuartal sebelumnya iPrice merilis laporan terbaru mengenai persaingan perusahaan e-commerce di Indonesia. Kali ini iPrice telah memperbarui informasi di laman Peta E-commerce Indonesia dengan data Q4 2018. Ada 5 poin paling menarik dari data Q4 e-commerce Indonesia saat ini.

1. Perusahaan e-commerce lokal masih menguasai jumlah pengunjung website

Tokopedia kembali menjadi e-commerce dengan rata-rata pengunjung website terbanyak, yakni sebesar 168 juta kunjungan, meningkat hampir 10% dari kuartal sebelumnya. Ada dua hal yang membuat Tokopedia semakin diminati. Pertama yakni karena kerjasama antara OVO dan Tokopedia yang memberikan kemudahan bagi penggemar e-commerce lokal untuk melakukan transaksi melalui OVOcash dan OVOpoints. Di samping itu, investasi sebesar US$1,1miliar dari SoftBank pada akhir tahun ini menjadikan Tokopedia termasuk sebagai salah satu perusahaan e-commerce berlabel unicorn di Indonesia bersama dengan Bukalapak, Gojek, dan Traveloka.

E-commerce lokal Bukalapak menduduki peringkat kedua dengan pengunjung website sebanyak 116 juta di kuartal IV ini. Perusahaan ini berhasil meningkatkan pengunjungnya sebesar 20 juta sejak kuartal ketiga.

Shopee dan Lazada sebagai e-commerce regional menduduki posisi ke-3 dan 4 di Indonesia. Pengunjung website Shopee meningkat sebesar 29 juta disusul oleh Lazada yang meningkat sebesar 22 juta dari kuartal sebelumnya. Sementara itu, pasar online Asia Tenggara masih dikuasai oleh Lazada dengan 25% dari total market share e-commerce.

Blibli, e-commerce lokal yang bergerak sejak 2010 dibawah anak perusahaan Grup Djarum dan Bank Central Asia (BCA), menunjukan posisi stabil di 5 besar pada kuartal ini. Seperti perusahaan lain, jumlah kunjungan ke web Blibli juga meningkat sebesar 12 juta di kuartal IV.

2. Shopee sukses di mobile app

Shopee Indonesia berhasil menduduki peringkat pertama di AppStore dan Playstore sepanjang periode Q4 2018 berdasarkan data yang dihimpun dari AppAnnie. Menurut kami, ada dua strategi menarik yang membuat Shopee berada di tangga teratas mobile app kategori shopping/e-commerce ini.

Strategi pertama yakni promo akhir tahun Shopee dengan tema Harbolnas 11:11 dan 12:12 Birthday Sale yang menawarkan flash sale dan cash back hingga 120%. Penjualan pada saat Harbolnas diketahui menembus angkat 11 juta pemesanan dengan 40% pemesanan berasal dari Shopee Indonesia. Strategi market place berbasis mobile-app yang ditawarkan oleh shopee sukses memberikan pengalaman berbelanja online lebih efisien dan interaktif. Strategi nomor dua yakni promo gratis ongkir dan flash sale, menjadi daya tarik lebih banyak orang Indonesia untuk berbelanja di platform tersebut.

Dua strategi ini juga berdampak positif pada jumlah kunjungan web Shoppe. Menurut data di SimilarWeb pengunjung website Shopee meningkat sebesar 52% dari kuartal sebelumnya.

Aplikasi Tokopedia tetap konsisten menempati peringkat 2, baik di Appstore maupun Playstore. Sedangkan Lazada yang sebelumnya di bawah Bukapalak, kali ini berhasil menyalip di Appstore dan berhasil memasuki top 3 e-commerce apps.

3. Top 5 e-commerce fashion di Indonesia

Zalora indonesia, yang beroperasi sejak tahun 2012 sebagai platform e-commerce fashion, berhasil mendapat pengunjung website terbanyak di kuartal IV. Zalora mendapatkan peningkatan sebanyak 2 juta pengunjung website. Sedangkan Sophie Paris yang sudah lebih lama di ranah fashion harus puas berada di posisi kedua karena hanya meningkat 100 ribuan dari total 2,4 juta kunjungan web dari kuartal III.

Perusahaan e-commerce lokal Hijup yang memusatkan pasar hanya kepada fashion muslim dan muslimah menduduki peringkat ketiga. Penurunan pengujung website sebesar 100 ribu sepanjang kuartal IV ini menyebabkan hijup turun 7 peringkat dari kuartal III. Hijup sedang memfokuskan pasar mereka dengan membuka offline store di Indoneia kini sudah memeiliki total 12 toko offline yaitu di Samarinda, Lombok, Bandung, Padang, Makassar, Palembang, Surabaya, Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, Pekanbaru, Banda Aceh dan Jambi.

Berrybenka, yang juga merupakan e-commerce lokal khusus fashion, berhasil menduduki posisi ke 4 dengan total 287 ribu pengunjung. Lalu, platform e-commerce fashion khusus lelaki Bro.do berada pada posisi kelima dengan total 227 ribu pengunjung website.

4. E-commerce fashion terpopuler di Instagram

Fitur belanja yang ada di Instagram sepertinya memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk berbelanja langsung dari medium media sosial. Calon pembeli bisa lebih praktis dalam mencari produk. Hanya tinggal sekali klik kita sudah mendapat informasi harga dan produk serupa yang ditawarkan oleh e-commerce tersebut.

Berdasarkan data dari eccommerceceo, 68% dari pengguna Instagram berinteraksi melalui unggahan brand favorit mereka. Dan 100% dari promosi brand berhasil mempromosikan produk mereka ke semua pengikut di Instagram. Artinya, promosi melalui Instagram bisa menjangkau semua pengikut brand tersebut dibandingkan Facebook yang hanya bisa menjangkau sekitar 6% dari total followers mereka.

Hijup menjadi perusahaan e-commerce sebagai pegikut terbanyak di Indonesia berkat followers sebanyak 833 ribuan di Instagram. Shopee paris sebagai brand senior yang sudah berdiri sejak 1995 menduduk peringkat kedua dengan jumlah followers sebanyak 506 ribuan. Diikuti oleh e-commerce fashion lokal 8wood yang dimiliki oleh selebriti Indonesia Alice Norin memiliki followers sebanyak 456 ribuan.

Sedangkan peringkat 4 diduduk Bro.do dengan jumlah pengikut sebanyak 404 ribuan. Di posisi terakhir ada Hijabenka dengan pengikut di Instagram sebesar 340 ribu.

5. Temuan menarik lainnya dari perusahaan e-commerce Indonesia

5.1 Sociolla sebagai e-commerce makeup favorit dan terpercaya

Sociolla merupakan e-commerce lokal yang fokus untuk menjual produk kecantikan, make up, dan parfum. Perusahaan ini mengandalkan kupon diskon hasil kerja sama dengan influencer kecantikan dan blogger kecantikan untuk menarik perhatian penggunanya. Berdasarkan Similarweb, pengunjung website Sociolla meningkat sebesar 35% dari kuartal sebelumnya. Dilansir dari website Sociolla, para pembeli dan pengguna produk juga aktif memberikan review dan pengalaman mereka setelah membeli atau menggunakan produk yang dibeli melalui platform Sociolla.

5.2 iLotte berkembang pesat

iLotte yang diluncurkan pada tahun 2017 lalu berhasil memasuki top 10 e-commerce dengan pengunjung website sebanyak 3,5 jutaan pada kuartal terakhir. Promo free concert ticket yang diluncurkan oleh iLotte berhasil meningkatkan pengunjung website laman web mereka sebesar 2 juta sejak September hingga Desember 2018.

5.3 Elevania menurun satu tingkat

Dibandingkan kuartal sebelumnya Elevania menurun dari peringkat 9 ke peringkat 8. Alasannya, kunjungan website mereka menurun dari 4 juta menjadi 3,9 juta pengunjung. Pemotongan Diskon dan subsidi free ongkir yang sudah ditiadakan di Elevania bisa menjadi sebab penurunan jumlah pengunjung Elevania di kuartal IV ini.(*)

(Foto: Ilustrasi / Istimewa)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X