Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Pandemi Corona, Ma'ruf Amin Dorong Ekonomi Syariah Bisa Bangkit

Ekonomi & Bisnis
22 Jun 2020
Pandemi Corona, Ma'ruf Amin Dorong Ekonomi Syariah Bisa Bangkit

hariansuara.com, Jakarta - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menyampaikan pentingnya pemulihan ekonomi bangsa dari dampak pandemi Corona (Covid-19). Ma'ruf menyoroti pentingnya sektor keuangan dan ekonomi syariah di Tanah Air bisa bangkit.

Ma'ruf mengatakan dalam industri keuangan syariah seperti organisasi keahlian seperti Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) perlu mendorong aksi nyata.

"Ke depan, IAEI harus lebih aktif mendorong bangkitnya keuangan dan ekonomi syariah," ujar Ma'ruf dalam akun Twitternya, @Kiyai_MarufAmin yang dikutip pada Senin, 22 Juni 2020.

Maruf menambahkan Bank Syariah, Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Baitul Maal wa Tamwil/Balai Usaha Mandiri Terpadu (BMT) punya peranan untuk membantu rakyat yang terdampak Covid-19. Peran ini yang harus terlihat secara nyata di masyarakat.

Pun, ia menyinggung sikap pemerintah agar DPR menunda pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Kata dia, saat ini penting untuk memprioritaskan penanganan Corona.

"Termasuk pemulihan masalah sosial dan ekonomi nasional," jelas Ma'ruf.

Ma'ruf bilang permintaan pemerintah agar DPR menunda pembahasan RUU HIP agar bisa diterima publik. Menurutnya, kebijakan pemerintah sudah melalui proses analisa yang matang dan cermat.

Seperti diketahui, sejumlah fraksi di DPR yang diinisiasi PDIP menuai kritikan karena mengupayakan RUU HIP di tengah pandemi Corona. RUU ini sensitif karena menyangkut perubahan rumusan ideologi Pancasila.

Pun, angka kasus positif Corona di Tanah Air terus mengalami lonjakan per Minggu kemarin, 21 Juni 2020. Kasus positif tambah 862 dalam 24 jam sehari. Total sementara angka kasus Corona mencapai 45.891.(*) ras/zai


TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X