
hariansuara.com, Jakarta - Pandemi Corona (COVID-19) yang melanda Tanah Air lebih dari tiga bulan sudah membuat sektor ekonomi tergerus. Salah satunya wabah Corona ini menggerus kepercayaan konsumen terhadap kondisi perekonomian Indonesia.
Merujuk data dari Indeks Kepercayaan Konsumen atau IKK Danareksa Research Institute terdapat gambaran kepercayaan konsumen yang terus menurun dalam tiga bulan terakhir. Data terakhir pada Juni 2020 jatuh 3,6 persen menjadi 72,6 dari bulan sebelumnya 75,3.
Pun, mengutip Consumer Confident Danareksa Research Institute per awal Juli 2020 terdapat angka indeks dengan hasil yang makin jebloknya sentimen konsumen terhadap ekonomi nasional.
Bisa dinilai imbas pandemi faktanya memang cukup parah terhadap sektor ekonomi yang salah satunya menyebabkan banyak pemutusan hubungan kerja atau PHK.
"Konsumen memberikan penilaian yang lebih negatif terhadap kondisi nasional saat ini dan kondisi ekonomi lokal sebagaimana juga untuk kondisi ketenagakerjaan," kata Kepala Riset DRI Ekonomi Moekti Prasetiani Soejachmoen, dalam keterangannya yang dikutip hariansuara, Jumat, 3 Juli 2020.
Kemudian, dari komponennya, Indeks Situasi Sekarang (ISS) juga dilaporkan kembali jeblok dengan mencapai 36,8 persen. Angka ini jelas signifikan dibanding bulan lalu yang hanya 10,7 persen.
Namun, dari survei, proporsi kondisi ekonomi saat ini juga masih anjlok dari bulan sebelumnya hanya 5,7 persen jadi 4,1 persen. Sedangkan 19,1 persennya mengatakan bahwa kondisi ekonomi saat ini normal.
Namun, untuk jangka enam bulan ke depan, kondisi akan lebih optimistis karena ekonomi, bisnis lokal dan ketenagakerjaan. Hal ini lantaran adanya kebijakan pelonggaran pembatasan sosial berskala besar atau PSBB. (*) roh/stm
Foto: ANTARAnews
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU