
hariansuara.com, Jakarta - Sektor ekonomi nasional terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kena imbas pandemi Covid-19. UMKM tergerus, daya beli masyarakat pun ikut berpengaruh.
Founder OK OCE Indonesia, Sandiaga Uno prihatin dengan kondisi saat ini karena UMKM jadi kunci kebangkitan ekonomi nasional saat krisis 1998.
Dia menekankan pentingnya pemulihan UMKM dengan cara memberikan pendampingan. Salah satu upaya itu caranya dengan pihak OK OCE membantu dan beri pendampingan UMKM di Pontianak, Kalimantan Barat.
Bagi Sandi, kesulitan pelaku UMKM mesti diminimalisir di era pandemi. Sebab, selain pendampungan diperlukan kolaborasi untuk mendukung UMKM.
"Ini harus kita seriuskan agar bisa meminimalisir kesulitan yang dihadapi pelaku UMKM saat ini. Hal yang menjadi harapan kita ini adalah kolaborasi," kata Sandi, dalam keterangan resminya, Selasa malam, 21 Juli 2020.
Sandi menyampaikan semua pihak harus tetap optimis di tengah kesulitan pandemi. Menurutnya, ikhtiar agar tetap bangkit harus tetap dicoba.
"Yakinlah walaupun pandemi membawa kita sulit, membawa ekonomi terjepit, namun kita harus bangkit," lanjut mantan Wakil Gubernur DKI itu.
Kemudian, Sandi memuji kinerja Pulau Kalimantan yang bisa menekan inflasi pada kuartal pertama tahun 2020. Ia mengatakan demikian karena pandemi Covid-19 di Tanah Air terjadi di kuartal pertama.
"(Tingkat inflasi) Kalimantan dengan nasional masih lebih tinggi, 4,60 persen di kuartal I. Saya ingin apresiasi Kalimantan mampu menekan inflasi hingga 13,6 persen," ujar Sandi.
Sandi mengatakan efek menekan inflasi jelas berpengaruh pada UMKM. Apalagi diketahui selama pandemi, permintaan masyarakat menurun. Maka itu, kata dia, perlu ada strategi meningkatkan daya beli masyarakat.
"Salah satu yang bisa dilakukan dengan subtitusi impor yang mampu meluaskan ketahanan pangan," katanya.(*) umi/umi
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU