
hariansuara.com, Jakarta - Kurva kasus Corona Covid-19 di Tanah Air menggerus sektor ekonomi nasional yang berujung dengan ancaman resesi. Namun, bagi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, kondisi negara saat ini masih lebih baik dibandingkan dengan negara lain.
Erick membandingkan antara Indonesia dengan negara lain seperti anggota negara G-20. Menurut dia, beberapa keputusan Pemerintahan Jokowi sudah benar seperti penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah.
Kata dia, dengan PSBB membuat ekonomi negara selamat ketimbang memilih opsi lockdown.
"Ya itu bisa kita lihat kan. Coba, bayangkan kalau kita lockdown, betapa hancur ekonomi kita. Tapi, lihat sekarang, kita punya ekonomi jauh lebih bagus daripada negara-negara G-20," kata Erick dalam telekonferensi secara virtual kepada wartawan, Jumat 7 Agustus 2020.
Erick menekankan pemerintah tentu memperhatikan kondisi saat ini dengan menyiapkan sejumlah kebijakan stimulus. Salah satunya kesiapan pemerintah untuk fokus terhadap sektor pariwisata.
Dengan fokus sektor pariwisata maka pemerintah, kata Erick, siap prioritaskan wisatawan dalam negeri. Ia punya alasan wisatawan domestik diprioritaskan daripada mancanegara.
Meski secara ekonomi, wisatawan mancanegara punya potensi lebih. Namun, mengingat kondisi pandemi maka wisatawan domestik yang mesti difokuskan.
Pun, turis asing dinilainya berpotensi menciptakan klaster baru Covid-19.
"Ada pertimbangan yang salah satunya mencegah klaster dari wisatawan asing. Itu potensial tumbuh," sebutnya.
Dia mencontohkan beberapa daerah sudah serius membuka sektor pariwisatanya seperti Bali dan Yogyakarta. Ia optimis secara perlahan ekonomi di daerah itu akan terbantu dengan pariwisata. (*) roh/stm FOTO: Erick Thohir, Twitter: @erickthohir
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU