Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Pengangguran 2021 Diprediksi Melonjak, Ini Analisis INDEF

Ekonomi & Bisnis
27 Aug 2020
Pengangguran 2021 Diprediksi Melonjak, Ini Analisis INDEF

hariansuara.com, Jakarta - Imbas pandemi corona Covid-19, angka pengangguran melonjak pada 2021. Salah satu penyebabnya karena  rendahnya serapan tenaga kerja di Tanah Air. 

Institute for Development of Economics and Finance atau INDEF mengatakan dampak pandemi masih terasa 2021. Selama belum ada vaksin maka akan memengaruhi sektor ekonomi.

Peneliti INDEF, Media W. Askar menjelaskan, rendahnya serapan tenaga kerja pada 2021 masih terjadi karena pandemi diprediksi belum bisa rampung secara global.

"Kalau belum ada vaksin yang pas maka prediksi saya, di 2021 itu specialised employees akan naik terus. Nah, skilled production employees dan unskilled employees akan menurun dan tidak akan  sama lagi seperti sebelum pandemi COVID-19," kata Media dalam webinar INDEF, Kamis 27 Agustus 2020.

Dengan kondisi demikian, ia memprediksi jumlah pengangguran di Tanah Air pada 2021 bisa melonjak. Kata dia, angka pengangguran juga akan didominasi oleh segmen pekerja tak terampil (unskilled employees) lulusan SMP maupun SMA.

Dia menambahkan, sebelumnya tren penyerapan tenaga kerja di industri modern Tanah Air sudah alami penurunan. Hal ini bahkan sudah terjadi sebelum ada pandemi corona.

Hal itu pun masih ditambah dengan menurunnya kategori pekerja skilled production worker lulusan S1. Belum lagi faktor digantinya para tenaga kerja skill production di pabrik oleh tenaga dari kategori outsourcing yang sebagiannya justru bukan lulusan S1.

Pun, ia menyampaikan kondisi saat ini terjadi peningkatan para pekerja lulusan SMA atau SMK. Kondisi demikian memengaruhi jumlah skilled employees juga ikut meningkat dalam kaitannya dengan tenaga kerja outsourcing.

"Hal itu juga berkaitan dengan perusahaan startup dalam beberapa tahun terakhir, khususnya di bidang transportasi dan teknologi yang banyak menyerap unskilled employees tersebut," ujar Media. (*) nis/stm          FOTO: Pekerja pabrik/ANTARA-Dedhez Anggara

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X