Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Airlangga Cemas PSBB Jakarta Berdampak ke Ekonomi Nasional

Ekonomi & Bisnis
10 Sep 2020
Airlangga Cemas PSBB Jakarta Berdampak ke Ekonomi Nasional

hariansuara.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat. PSBB ini berbeda dari PSBB transisi.

Terkait itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan sikap Pemprov Jakarta ini akan berpengaruh terhadap ekonomi nasional.

Sebagai Ibu Kota negara, DKI Jakarta adalah barometer ekonomi nasional. Ia menekankan akan berkoordinasi dengan Pemprov DKI menyangkut PSBB tersebut.

"Ini yang harus diantisipasi juga karena PSBB ketat itu imbasnya ke ekonomi nasional. Kita akan koordinasi lebih lanjut," ujar Airlangga dalam keterangannya, Kamis, 10 September 2020.

Menurut dia, dengan PSBB ketat maka potensi penutupan sektor industri akan kembali dilakukan. Misalnya, operasional pusat perbelanjaan akan disetop sementara.

"Itu salah satunya. Belum lagi aktivitas perkantoran nanti bagaimana," lanjut Ketua Umum Partai Golkar itu.

Dia meminta agar kebijakan PSBB ini dipertimbangkan dengan cermat. Sebab, ekonomi rakyat juga akan terpengaruh.

"Melainkan juga berasal dari adanya sejumlah sentimen, khususnya di sektor pasar modal," ujarnya.

Meski demikian, PSBB secara ketat ini memang menjadi kewenangan Gubernur DKI Jakarta. Ia berharap ada solusi terbaik dari perbedaan pandangan ini.

Dia menekankan demikian karena ekonomi nasional sedang berjuang keras di Kuartal III. Ancaman resesi begitu nyata karena pertumbuhan Kuartal II/2020 minus 5,2 persen. 

Sebelumnya, Gubernur Anies mengumumkan tentang penerapan PSBB secara ketat, mulai diberlakukan kembali sejak Senin, 14 September 2020. Dengan PSBB ini, maka aktivitas bekerja, beribadah, dan sekolah akan dilakukan dari rumah.

Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan, PSBB ini sudah seharusnya dilakukan karena angka penyebaran Corona Covid-19 di Ibu Kota terus melonjak. Kata Anies, bila PSBB tak dilakukan maka kapasitas rumah sakit di Jakarta pada Oktober mendatang akan sulit menampung pasien. (*) lia/umi       FOTO: Airlangga Hartarto/Twitter @airlangga_hrt 

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X