Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

3 Bank BUMN Syariah Merger, PHK Karyawan Dipastikan Tak Ada

Ekonomi & Bisnis
15 Oct 2020
3 Bank BUMN Syariah Merger, PHK Karyawan Dipastikan Tak Ada

hariansuara.com, Jakarta - Demi menggenjot industri halal nasional, tiga bank syariah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di-merged atau digabungkan. Penggabungan ini berdasarkan hasil keputusan manajemen dan pemegang saham tiga bank syariah BUMN.

Terkait itu, tiga manajemen perusahaan bank syariah BUMN itu tak akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pegawainya. Hal ini karena proses merger tak memengaruhi kegiatan operasional dan layanan bank.

Ketua Umum Asosiasi Bank Syariah Indonesia sekaligus Direktur Utama Bank Mandiri Syariah, Toni Eko Boy Subari menjamin tak akan ada perubahan operasional yang signifikan. Kata dia, upaya ini untuk mendukung program pemerintah di sektor industri halal nasional.

"Semua masih sesuai pakem. Tidak ada perubahan pada operasional," ujar Toni Eko Boy Subari, dalam keterangan resmi tertulisnya yang dikutip hariansuara Kamis, 15 Oktober 2020.

Dia menjamin selama proses merger, tak ada akan kebijakan PHK. Begitupun pasca merger juga tak ada PHK.

"Selama proses integrasi maupun setelah integrasi, ketiga bank syariah dan para pemegang saham menjamin tidak akan ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)," jelas Eko.

Untuk diketahui, manajemen dan pemegang saham tiga bank syariah BUMN yaitu PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah sepakat menggabungkan bisnis atau merger pada 13 Oktober 2020. BRI Syariah jadi entitas yang menerima penggabungan.

Pun, Direktur Utama Bank BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo menyampaikan hasil merger ini tentu bisa jadi harapan membantu mengembangkan industri halal. Sebab, dari target ada potensi bisnis global mencapai Rp30 ribu triliun.

"Kami berharap bank syariah hasil merger mampu mengoptimalkan potensi ekosistem halal, demi mewujudkan Indonesia sebagai produsen produk-produk halal dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri," jelasnya.

Kemudian, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai induk dari PT Bank BRIsyariah Tbk, juga sudah merespons positif status anak usaha menjadi surviving entity. Ia berharap merger ini menambah kekuatan ekonomi syariah.(*) umi/lia       FOTO: Nasabah Bank Mandiri Syariah/  ANTARA-Rivan Awal Lingga

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X