
Biak – Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2017 disediakan sebesar Rp 25 miliar untuk mendukung kegiatan produktif usaha mikro kecil menengah di daerah Biak Numfor, Papua, menurut Manajemen Bank BNI.
"Dana KUR diharapkan dapat terus meningkat untuk meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk itu, cakupan dari program ini pun ditargetkan dapat semakin meluas pada tahun ini," kata Kepala Cabang BNI Biak Sandra Ririmase, di Biak, Jumat.
Sandra mengungkapkan, prosedur pengajuan KUR sangat mudah dan bunga yang dikenakan sangat rendah sebesar sembilan persen.
Kepada pengusaha kecil menengah di Biak, menurut Sandra, diminta memanfaatkan KUR untuk menunjang peningkatan produksi usaha dalam memenuhi kebutuhan permintaan pasar.
"Program KUR merupakan kebijakan pemerintah yang tujuannya membantu peningkatan modal usaha sektor produktif pelaku UMKM," ujarnya.
Menyinggung prospek usaha produktif pelaku usaha Biak, menurut Sandra, dari laporan Dinas Koperasi bersama tim penggerak PKK, telah banyak usaha produktif dihasilkan kelompok usaha perempuan dan UMKM di Kabupaten Biak Numfor.
Sandra menyatakan, besaran pemberian KUR disesuaikan dengan kebutuhan serta produk usaha yang dihasilkan pelaku UMKM di Biak.
"BNI Biak menyediakan dana KUR untuk tahun 2017 dalam jumlah besar, dan dana ini harus dapat tersalurkan kepada pelaku UMKM," ujarnya.
Data Otoritas Jasa keuangan (OJK), penyaluran KUR dilakukan perbankan Indonesia pada tahun 2016 terealisasi mencapai 94 persen dari target sebesar Rp 100 triliun.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU