
hariansuara.com, Jakarta - Menteri Koordinator Politik Hukum dan keamanan Wiranto mengungkapkan pemerintah akan mengembangkan industri drone yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan militer maupun kepentingan sipil.
"Itu yang menjadi satu sasaran kami untuk mengembangkan industri drone. Sehingga dapat multifunction, bisa kami pakai untuk kepentingan militer maupun kepentingan sipil," terang Wiranto di Kantor Presiden Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu.
"Ke depan ada satu teknologi baru yang lebih murah tapi juga dapat menjangkau wilayah nasional. Baik untuk kepentingan militer, pertahanan maupun untuk kepentingan-kepentingan sipil yakni drone," ungkapnya.
Drone adalah pesawat pengintai tak berawak yang dijalankan dengan pusat kendali di suatu tempat. Menggunakan komputer atau juga remote control.
Mengenai pembelian alat utama sistem senjata (alutsista) Wiranto mengatakan alutsista yang dibeli harus bisa meng-cover pengamanan wilayah RI.
"Kedua kami harus realistis. Jangan sampai pembelian alutsista menggerogoti APBN yang nanti bisa mengganggu kebijakan di bidang yang lain, Artinya harus ada pertimbangan rasional dari pembelian itu, ada efisiensi," tambah Wiranto.
Dalam kesempatan itu Wiranto membantah ada ketidakharmonisan antarlembaga terkait pengadaan alutsista.
"Siapa yang bilang tidak harmonis? Kalau ada perbedaan pendapat ya didiskusikan, diperbincangkan. Sehingga mencapai keseimbangan tadi," tegas Wiranto. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU