Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Pemerintah Siap Bantu Permodalan UKM dan Wirausaha

Ekonomi & Bisnis
04 Aug 2017
Pemerintah Siap Bantu Permodalan UKM dan Wirausaha

 

hariansuara.com, Jakarta - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) menyatakan pemerintah telah memgembangkan kebijakan untuk membantu permodalan UKM lewat KUR.

 

Hal tersebut disampaikan Asisten Deputi (Asdep) Urusan Asuransi, Penjaminan dan Pasar Modal Kemenkop UKM, Willem H. Pasaribu dalam Diskusi Publik "Mendorong Sektor UKM Go Publik di Jakarta kemarin".

 

"UKM-UKM nonbankable itu bisa mengakses kepada lembaga keuangan khususnya Perbankan," ujar Willem.

 

Menurut Willem, kriteria untuk mendapatkan kredit bank cukup berat bagi pengusaha UKM.

 

“Kalau mau pinjam Rp 100 juta paling tidak harus punya agunan 125%. UKM kan banyak yang tidak mampu. Mungkin hanya punya 70% atau 50% saja untuk usahanya. Akan sulit mengakses permodalan ke bank. Padahal perbankan sendiri tahun ini telah mengalokasikan Rp 4,1 triliun untuk permodalan UMKM tapi tidak terserap UMKM," ungkap Willem

 

Karena itu saat ini pemerintah sedang mengembangkan kebijakan agar dana tersebut bisa diakses para pelaku UKM.

 

"Pemerintah mengambil risiko dengan memberi penjaminan. Penjaminan itu disubsidi. Tahun ini dialokasikan Rp 110 triliun," tutur Willem, di Jakarta, Jumat (4/8).

 

Hingga Juli 2017 sudah 2 juta lebih UKM yang dapat mengakses pada sumber pembiayaan itu pada skema KUR.

 

Selain itu, ada juga bantuan pemerintah dalam bentuk mendukung kewirahausaha pemula.

 

"Ada dana maksimum 13 juta per wirausaha muda, untuk mengembangkan usaha mereka," ungkap Willem.

 

Untuk mendukung wirausaha pemula, Menteri Keuangan (Menkeu) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,5 triliun. Nah, silakan memulai usaha dengan bantuan pemerintah. (Albi Wahyudi)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X