
hariansuara.com, Jakarta - Tetra Pak Indonesia bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia meluncurkan program perluasan cakupan wilayah program Dropbox, yaitu sebuah tempat sampah terpilah khusus untuk kemasan karton minuman bekas ke wilayah DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Bandung.
Program Dropbox khusus sampah kemasan minuman ini telah diluncurkan untuk pertama kalinya di Bali pada 19 Februari 2017 yang lalu.
“Program Dropbox ini merupakan upaya pengurangan sampah kemasan sebagai upaya pelibatan produsen untuk mengurangi sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir dengan memilah dan mendaur ulang. Ini merupakan bagian dari Program Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menuju Indonesia Bersih Sampah 2020,” jelas R. Sudirman, Direktur Pengelolaan Sampah KLHK dalam keterangan tertulis yang diterima hariansuara.com, hari ini.
Masalah sampah saat ini masih menjadi isu utama untuk lingkungan hidup. “Pada semester pertama tahun 2017 ini kami telah meluncurkan program pembinaan kesadaran sampah terpilah bagi masyarakat luas melalui sinergi dengan pelaku industri terkait melalui program Dropbox. Sebagai percontohan (pilot project), sudah ada lima titik lokasi penempatan Dropbox di jaringan peritel Hypermart Bali seperti di Primo dan Foodmart serta beberapa sekolah baik lokal maupun Internasional, di mana pengelolaan dan pengumpulan kemasan karton minuman bekasnya telah menjadi jadwal rutin pengambilannya oleh mitra strategis kami ecoBali Recycling. “tutur Reza Andreanto, Environment Manager Tetra Pak Indonesia.
“Dengan kesuksesan Dropbox di Bali, pada semester kedua tahun ini kami berinisiatif untuk memperluas cakupan wilayah pengumpulan demi meningkatkan mata rantai daur ulang yang semakin efektif di wilayah DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Bandung. Kami telah mendistribusikan dropbox baru di 5 titik peritel di Jakarta, Bogor, Tangerang, 3 titik di Bandung nanti pada saat acara Jabar Clean Up Day tanggal 8 Oktober dan 3 sekolah melalui kerjasama dengan Forest Stewardship Council (FSC®) Indonesia.”
Bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menjadikan program dropbox ini sebagai pilot program untuk skala Nasional, dan Propinsi Bali terpilih sebagai lokasi pertama sebagai bagian dari realisasi penerapan pengelolaan sampah produsen dan konsumen yang menyeluruh serta menyentuh setiap lini dari mitra terkait, yaitu Pemerintah Pusat (melalui KLHK), Pemerintah Daerah (melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota), Produsen (Tetra Pak dan PT. Tirta Investama (Aqua Danone) ), Peritel, Pengusaha Pengumpulan/Pengelolaan Sampah, Informal Sektor, Pelaku Daur Ulang, Masyarakat melalui Bank Sampah dan sekolah-sekolah sebagai..
Kegiatan nyata dalam pengelolaan sampah kemasan karton minuman ini telah menjadi bagian dari program lingkungan Tetra Pak Indonesia selama kurang lebih 10 tahun terakhir, dan secara khusus untuk program Dropbox ini telah bermula sejak tahun 2013 lalu bersama jaringan peritel Hypermart dan merambah ke wilayah Bali pada tahun 2015 bersama dengan Foodmart dan Primo.
“Kemasan karton minuman bekas bukan sampah. Terlihat seperti sampah bagi mereka yang belum memahami nilai di dalamnya. Kami berharap visi Indonesia Bersih Sampah 2020 yang dicanangkan pemerintah dapat terwujud. Dan masyarakat luas mulai menyadari bahwa pemilahan sampah sejak dari sumbernya adalah gaya hidup milenial masa kini. “ tambah Reza.
Selain itu Tetra Pak Indonesia juga selalu bertekad dan berkomitmen untuk terus menjadi mitra pemerintah dan mendukung pelaksanaan program pengelolaan sampah kemasan karton minuman yang saat ini telah menjadi pilot program pemerintah.”, tambah Reza lagi.
Sementara itu, PT Tirta Investama, produsen air minum dalam kemasan merk Danone AQUA juga turut menyatakan dukungannya terhadap Program Dropbox pemerintah. "Kami meluncurkan dropbox bersama Tetra Pak dan KLHK di Bali yang kemudian ditaruh di jaringan ritel Circle K," kata Annie Wahyuni, Sustainable Development Manager Danone Indonesia.
Annie menjelaskan bahwa dukungan tersebut merupakan wujud nyata kontribusi produsen dalam upaya pengurangan sampah kemasan. "Seperti Tetra Pak, Danone AQUA juga akan menambah jumlah unit dropbox dan meluaskan penempatannya di jaringan ritel, sekolah dan ruang public. Seperti Tetra Pak, Danone AQUA juga akan menambah jumlah unit dropbox dan meluaskan penempatannya di jaringan ritel, sekolah dan ruang public.” tambahnya.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU