
hariansuara.com, Jakarta - Tetra Pak Indonesia bersama dengan FSC Indonesia mengadakan acara FSC Indonesia Leadership Forum untuk kedua kalinya. Bertempat di The Ritz Carlton Hotel Jakarta, acara yang dikemas dalam bentuk seminar talkshow ini masuk dalam rangkaian payung program Indonesia FSC Week 2017.
Mohammad Risan, Evironment Manager Tetra Pak Indonesia, mengatakan Tetra Pak yang merupakan perusahaan global terkemuka yang bergerak di bidang pemrosesan dan pengemasan makanan dan minuman yang telah bersertifikat FSC sejak tahun 2007, memandang sertifikasi FSC penting untuk mengamankan sumber bahan baku yang berkelanjutan yang sesuai bagi strategi lingkungan Tetra Pak karena Tetra Pak hanya menggunakan sumber bahan baku dari hutan yang berkelanjutan.
“Dengan desain kemasan dan proses manufaktur yang efisien dan kebijakan penanganan sampah kemasan karton, Tetra Pak menjadi perusahaan yang memiliki daya saing yang tinggi di bidang bisnis kemasan sehingga meningkatkan nilai perusahaan Tetra Pak di mata para shareholdersnya. Fakta-fakta di atas menunjukkan bisnis yang menerapkan keberlanjutan akan semakin dibutuhkan di masa depan.” tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima hariansuara.com, Jumat, (29/9).
Pada acara FSC Indonesia Leadership Forum mengangkat tema “Prospek Sustainable Business Dalam Meningkatkan Value Perusahaan”. Tema ini sengaja diangkat untuk mendorong para perusahaan di Indonesia agar lebih aktif lagi dalam menjalankan Sustainable Business yang diharapkan dapat dilakukan disemua lini sektor maupun industri.
Adapaun para pembicara diantaranya adalah Hartono Prabowo - FSC Indonesia Representative, Mohammad Risan Key Account Director Tetra Pak Indonesia, Nuni Sutyoko Senior Vice President Corporate Sustainability HSBC Indonesia, Indah Budiani Program Director Indonesia Business Council For Sustainable Development, Nur Maliki Arifiandi GTFN & Trade Networking Coordinator WWF Indonesia, Isra Ruddin CEO IRcomm Norton Capital, Gupta Sitorus Founder & CEO Eskimomo.
Indra Setia Dewi, Head of Business Development FSC Indonesia mengungkapkan sebagai organisasi non-profit global yang mempromosikan pengelolaan hutan dunia yang bertanggung jawab sangat penting bagi kami untuk mendorong para pelaku bisnis untuk turut mempertimbangkan praktek bisnis yang bertanggung jawab (responsible business) yaitu praktek bisnis yang berupaya mengurangi dampak lingkungan dan sosial secara jangka panjang.
“Kami melihat value bagi perusahaan saat ini yang menerapkan responsible business bukan hanya sisi image saja, tetapi manfaat pasar pun dapat diperoleh. Value responsible business inilah yang dikupas bersama di dalam FSC Indonesia Leadership Forum 2017 yang diinisiasi oleh FSC Indonesia dan Tetra Pak Indonesia “katanya.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU