Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Destinasi Pariwisata Prioritas Ditawarkan ke Investor

Ekonomi & Bisnis
05 Oct 2017
Destinasi Pariwisata Prioritas Ditawarkan ke Investor

 

hariansuara.com, Jakarta   - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) didukung oleh Kementerian Pariwisata, Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggelar Regional Investment Forum (RIF) 2017 di Padang, Sumatera Barat pada tanggal 15-17 Oktober 2017.

 

Dalam forum ini, BKPM akan menawarkan sejumlah destinasi pariwisata prioritas kepada para investor, baik asing maupun domestik. Enam dari 10 destinasi pariwisata prioritas pemerintah yakni Danau Toba (Sumatera Utara), Tanjung Kelayang (Bangka Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu & Kota Tua (DKI Jakarta), Borobudur (Jawa Tengah), dan Bromo-Tengger-Semeru (Jawa Timur) serta 2 kawasan pariwisata terpadu di Sumatera Barat yakni Mandeh dan Gunung Padang akan menjadi fokus utama yang ditawarkan.

 

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong menyampaikan bahwa destinasi pariwisata tersebut akan ditawarkan kepada investor asing maupun domestik.

 

“Destinasi pariwisata yang dipilih sangat prospektif untuk dikembangkan oleh investor. Kami akan mengundang kurang lebih 300 investor baik asing maupun pengusaha swasta nasional yang memiliki kemampuan untuk melakukan investasi terutama dalam mengembangkan infrastruktur pariwisata,” ujarnya dalam keterangan resminya belum lama ini.

 

Thomas menjelaskan bahwa kegiatan RIF tahun ini mengangkat tema Showcasing Investment Opportunities in the Indonesian Tourism Industry sesuai dengan prioritas pemerintah untuk mengembangkan investasi di sektor pariwisata.

 

“Sektor pariwisata sangat strategis untuk membangun pemerataan pembangunan sehingga investasi yang dilakukan juga menyebar tidak hanya terpusat di Pulau Jawa,” ungkapnya.

 

Dari data BKPM, selama periode 2012 - 2016 realisasi investasi di sektor pariwisata tumbuh rata-rata 17% per tahun. Jika merujuk pada data realisasi investasi pariwisata pada Semester I Tahun 2017, nilai realisasi investasi pariwisata mencapai USD 929,14 Juta atau Rp 12,4 Triliun. Nilai ini tumbuh 37% dari realisasi investasi pariwisata pada semester I tahun 2016. Pertumbuhan investasi di sektor pariwisata yang positif tersebut menunjukkan bahwa peluang investasi disektor ini sangat prospektif.

 

“Top 3 PMA yang menanamkan modalnya di sektor Pariwisata Indonesia pada Semester I tahun 2017 adalah Singapura 43%, Tiongkok 29% dan Malaysia 5%,” jelasnya.

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X