Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Upaya Percepat Kendaraan Listrik, KESDM Siapkan Payung Hukum

Ekonomi & Bisnis
18 Oct 2017
Upaya Percepat Kendaraan Listrik, KESDM Siapkan Payung Hukum

 

hariansuara.com, Makassar - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus melakukan upaya untuk mempercepat pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. Hal tersebut untuk mengendalikan peningkatan laju kendaraan berbahan bakar fosil.

 

Demikian yang diungkapkan oleh Staf Ahli Menteri Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup KESDM Satry Nugraha dikutip dari laman Kementerian ESDM, Rabu (18/10). 

 

"Kendaraan listrik ini juga akan mendukung konsep penggunaan clean energy di Indonesia, pendorongnya tentunya karena peningkatan kendaraan berbahan bakar fosil. Hari ini mudah-mudahan kita bisa lebih mengenal kendaraan listrik yang lebih friendly dengan lingkungan", papar Satry.

 

Dari sisi regulasi, Kementerian ESDM sedang menyiapkan payung hukum penggunaan mobil listrik melalui Peraturan Presiden yang saat ini sedang dibahas dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

 

"Perpresnya masih dibahas bersama dengan Kemenkumham, target di bauran energi 2025 itu 23%, saat ini kita masih sosialisasikan lebih dekat apa itu kendaraan listrik. Dari segi lingkungan akan signifikan mengurangi polusi udara", tambah Satry.

 

Penggunaan kendaraan listrik di Indonesia mendapat sambutan yang positif dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Gubernur Sulawesi Selatan Syahril Yasin Limpo mengungkapkan, keseriusannya dalam pengembangan kendaraan listrik di Sulawesi Selatan sehingga dapat mendukung clean energy dan memaksimalkan penggunaan energi terbarukan (EBT) yang melimpah di Indonesia, khususnya wilayah Sulsel.

 

"Negara dan Pemerintah akan memilih kebijakan yang efektif dan efisien untuk masyarakat, Sulsel mengajak KESDM untuk uji coba kendaraan listrik, karena menggunakan sumber daya energi terbarukan, saya kira sumber EBT ini berlimpah dan paling cocok untuk di Indonesia," ungkap Syahril.

 

Dari sisi kesiapan infrastruktur kelistrikan, General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat Bob Syahril menyatakan, kesiapannya untuk mendukung kendaraan listrik. Di wilayah Sulawesi Selatan, sudah dipasang sebanyak 57 titik Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU), 54 titiknya ada di Makassar.

 

"Rasio elektrifikasi disini sudah 94%, artinya rata-rata masyarakat sudah mendapatkan listrik, tahun depan di Sulsel kapasitas daya listriknya melebihi 500 MW. Sudah dipasang 57 titik SPLU, 54 titiknya di Makassar, kita sangat siap dan akan menjadi salah satu mercusuar proyek kendaraan listrik, akan terbukti disini," papar Bob.

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X