Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

SKK Migas Klaim Lifting Minyak Capai 98 Persen

Ekonomi & Bisnis
27 Oct 2017
SKK Migas Klaim Lifting Minyak Capai 98 Persen

 

 

hariansuara.com, Jakarta - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengklaim, capaian lifting minyak (cadangan minyak mentah) per 30 September 2017 di triwulan III-2017 telah mencapai 98 persen dari target.

 

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi  mengatakan, bila mengacu sesuai target lifting minyak yang sebesar 815 ribu barel per hari (bph) dalam APBN-P 2017. Hingga kini sudah tercapai 797 ribu barel per hari.

 

"Jadi saat ini pencapaian kita sudah 98 persen dari target," kata Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Jumat, (27/10).

 

Sedangkan, untuk target lifting gas di tahun ini sebesar 6.440 mmscfd, dan realisasinya mencapai 6.367 mmscfd, atau lifting gas sendiri pada tahun ini per 30 September 2017 sudah mencapai 99 persen.

 

"Sehingga untuk lifting minyak dan gas (migas) secara keseluruhan realisasinya sebesar 1.934 Mboepd," jelas Amien.

 

Sementara itu, target pencapaian reserve replacement ratio atau peningkatan cadangan pada 2017 untuk minyak dan gas bumi sebesar 60 persen (barrrel oil equivalent) dan realisasinya sendiri mencapai 50, 90 persen.

Sedangkan wilayah karya (WK) 2017 cenderung menurun tiga tahun terakhir.

"Semenjak tahun 2015 memang menurun 48 jumlah WK. Dari 312 menjadi 264 wilayah karya," tutur Amien.

Jumlah total WK pada 2015 adalah 312, pada 2016 sebanyak 280 Wk dan 2017 sampai 30 September 2017 berjumlah 264.

Untuk 2017, dari 264 WK, 87 diantaranya sudah dieksploitasi dengan rincian 70 WK sudah produksi dan 17 WK masih pengembangan. Sedangkan 126 WK lainnya masih masa eksplorasi.

Mayoritas WK berada di wilayah onshore dengan jumlah 143 WK sedangkan offshore berjumlah 87 WK. Untuk yang terdiri dari keduanya (Offshore dan Onshore) berjumlah 34 WK.

 

Menurut Amien, penurunan tersebut karena diantara WK yang sudah determinasi atau tetap, sisanya memang banyak yang tidak memiliki dana karena tergolong kontraktor kecil, sehingga tidak dapat memenuhi komitmen yang sudah ditargetkan.

 

 

Antara

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X