Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Credit Suisse: Total Kekayaan Rumah Tangga di Indonesia Meningkat 4,4%

Ekonomi & Bisnis
23 Nov 2017
Credit Suisse: Total Kekayaan Rumah Tangga di Indonesia Meningkat 4,4%

 

hariansuara.com, Jakarta - Data Global Wealth Report 2017 yang dipublikasikan Credit Suisse Research Institute menemukan kekayaan global meningkat sebesar 30% sejak krisis keuangan global dimulai 10 tahun lalu.  Sejak awal sampai pertengahan 2017, total kekayaan global naik mencapai 6,4%, atau USD16,7 triliun menjadi USD280 triliun, kenaikan tercepat sejak 2012.

 

Angka ini mencerminkan keuntungan yang besar di dalam pasar ekuitas, sejalan dengan peningkatan serupa dalam aset non-finansial, yang untuk pertama kalinya pada tahun ini bergerak di atas level sebelum krisis tahun 2007. Pertumbuhan kekayaan juga melebihi pertumbuhan populasi, sehingga kekayaan rata-rata per orang dewasa tumbuh sebesar 4,9% dan mencapai rekor tertinggi baru sebesar USD56.540 per orang dewasa.

 

Urs Rohner, Kepala Credit Suisse Research Institute dan Kepala Dewan Direksi Credit Suisse Group, mengatakan Sepuluh tahun sejak awal krisis keuangan global, kami melihat adanya peningkatan signifikan dalam kekayaan di semua wilayah di dunia.

 

“Di negara asal kami, Swiss, kekayaan per orang dewasa telah meningkat lebih dari 40% selama periode ini dan terus memuncaki peringkat global. Dalam laporan Global Wealth Report Credit Suisse Research Institute tahun ini, kami mengeksplorasi prospek kekayaan generasi milenial, yang muncul di masa yang lebih menantang dari generasi sebelumnya.”dalam keterangan tertulis yang diterima hariansuara.com, Kamis, (23/11)

 

Amerika Serikat memimpin kenaikan dalam kekayaan global, terutama didorong oleh aset finansial yang lebih kuat, dengan pertumbuhan kekayaan sebesar USD8.5 triliun yang merepresentasikan setengah dari total pertumbuhan kekayaan global dalam 12 bulan terakhir. Kekayaan di AS mencapai sekitar USD93,6 triliun tahun ini, setara dengan 33% dari total kekayaan global. Eropa menjadi yang tertinggi kedua dalam kenaikan kekayaan mutlak antar wilayah sebesar USD4,8 triliun atau 6.4% sehingga mencapai total USD80 triliun, dengan Eurozone menyumbang USD3,1 triliun atau hampir 20% dari total kenaikan kekayaan di dunia.

 

Bagaimana dengan Indonesia?

 

Kekayaan rumah tangga di Indonesia tumbuh 4,4% menjadi USD1,8 triliun. Angka ini diproyeksikan akan meningkat 8,7% per tahun dalam lima tahun ke depan sehingga mencapai USD2,8 triliun pada tahun 2022.

 

Diukur dalam Rupiah, kekayaan per orang dewasa telah naik lebih dari enam kali lipat selama periode 2000-2017 menjadi USD11.000. Depresiasi nilai tukar sebesar 32% sejak tahun 2010 telah menyebabkan kekayaan per orang dewasa naik lebih lambat dalam ukuran dolar AS. Namun, kekayaan per orang dewasa dalam dolar AS telah meningkat lebih dari empat kali lipat sejak tahun 2000.

 

Di Indonesia, 88% aset kotor merupakan aset riil. Utang pribadi rata-rata hanya menyumbang 7% aset kotor di Indonesia.  Pada tingkat kekayaan yang lebih tinggi, ada sekitar 111.000 jutawan dengan harta diukur dalam dolar AS dan 868 individu berkekayaan bersih ultra tinggi (Ultra High Net Worth Individual/UNHWI), dan angka ini diperkirakan akan meningkat lebih dari 10% setiap tahunnya dalam lima tahun ke depan menjadi 180.000 jutawan dan lebih dari 1.400 UNHWI pada tahun 2022.

 

images/november13/ilustrasi statistik.jpg

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X