
hariansuara.com, Pakistan - Seiring dengan pelonggaran penguncian wilayah akibat pandemi Covid-19 oleh Pemerintah Pakistan, KBRI Islamabad menggelar pertemuan dengan Warga Negara Indonesia (WNI) di Rawalpindi dan sekitarnya bertempat di Hotel PC-Rawalpindi, Minggu, (9/8/2020).
Acara pertemuan tatap muka (tidak virtual) yang sudah lama ditunggu para WNI tersebut dilaksanakan sesuai standar protokol kesehatan yang ketat. "Kita harus lebih disiplin menerapkan standar protokol kesehatan di setiap acara yang melibatkan banyak orang," ujar Dubes RI Islamabad, Iwan Suyudhie Amri yang datang didampingi istri, Ibu Rita Amri.

Sebelum memasuki ruang pertemuan, para WNI wajib melakukan pemeriksaan suhu badan, mengenakan masker, dan mengikuti proses penyemprotan disinfektan. Sebanyak 24 WNI beserta suami warga Pakistan hadir dalam acara yang dibuka oleh Pejabat Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Islamabad. Dalam sambutannya, disampaikan informasi terkini jumlah orang yang terpapar virus Corona di Pakistan. Selain itu, para WNI juga memperoleh informasi terkait kebijakan kekonsuleran dan keimigrasian pada saat pandemi Covid-19, serta informasi tentang manfaat dan tata cara lapor diri di Portal Peduli WNI.
Para WNI yang hadir menyampaikan terima kasih dan merasa senang atas terlaksananya acara pertemuan ini. "Kami merasa senang dapat kembali bersilaturahmi dan berdialog dengan KBRI. Kami sangat senang bahwa KBRI selama ini telah memberikan perhatian dan pelayanan prima kepada WNI di seluruh Pakistan dan berharap agar kegiatan pelayanan tersebut terus berlanjut," ucap Ibu Afriana, Koordinator WNI di Rawalpindi dan sekitarnya.

Pertemuan semakin menarik dengan adanya kesempatan bagi WNI untuk bercerita seputar aktivitas mereka selama pandemi Covid-19.
"Saya masih tetap membuka toko, tapi membatasi jam pelayanan," ujar salah seorang WNI, yang ditimpali oleh yang lainnya, "Kalau saya tetap membuka salon kecantikan, tapi hanya untuk pelanggan yang dikenal saja."
Duta Besar RI mengaku senang atas kondisi para WNI dan para suaminya yang tampak sehat dan tetap ceria meskipun dalam kondisi umum yang belum sepenuhnya normal. "Selama ini kita hanya dapat bertatap muka melalui pertemuan virtual, melalui pertemuan kali ini kita lebih dapat memastikan bahwa kita dalam keadaan baik semua," ujar Dubes Iwan Amri. 

Namun demikian, Dubes RI menyampaikan dalam acara peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di KBRI Islamabad yang setiap tahun dihadiri para WNI dan keluarganya dari berbagai wilayah, untuk tahun ini tidak dapat dilakukan karena menghindari pengumpulan masyarakat dalam jumlah yang besar.
Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar RI dan Istri sekaligus berpamitan kepada para WNI yang tinggal di Rawalpindi dan sekitarnya, dikarenakan akan mengakhiri masa tugas di Pakistan pada akhir Agustus 2020. "Kami sangat terkesan dengan kebaikan Friends of Indonesia di Pakistan dalam membantu program pelayanan dan perlindungan WNI, salah satunya adalah dalam proses Repatriasi WNI yang stranded di Pakistan pada 19 Mei 2020 yang lalu," kenang Dubes Iwan Amri.
Kepada para WNI dan suami Warga Pakistan yang hadir, Dubes Iwan juga berpesan agar saling memberikan dukungan dan semangat dalam mengarungi bahtera rumah tangga, serta mengembangkan sikap saling pengertian dengan pasangan yang berbeda kultur dan budaya. “Pakistan adalah negara yang indah, banyak makanannya yang lezat, orangnya juga ramah, bagi siapa pun yang pernah ke sini akan dibuat rindu kembali," kesan Dubes Iwan Amri.
Pertemuan selama dua jam berlangsung hangat dan diliputi pula suasana perpisahan. Acara ditutup dengan ramah tamah dan perfotoan. "Alaahafiz; semoga Tuhan, Allah SWT selalu melindungi kita," demikian Dubes Iwan menutup sambutannya dengan istilah yang populer di masyarakat Pakistan sebagai ungkapan untuk berpamitan. (*) yud/hab, Foto: KBRI Islamabad
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU