Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Di Tengah Pandemi Covid-19, KBRI Islamabad Kunjungi Raiwind dan Perkuat Moril Para Santri WNI

Kabar KBRI
14 Aug 2020
Di Tengah Pandemi Covid-19, KBRI Islamabad Kunjungi Raiwind dan Perkuat Moril Para Santri WNI

hariansuara.com, Raiwind - Dalam melaksanakan misi dan tugas pelayanan serta perlindungan terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) di Pakistan, selain kepada segmen masyarakat yang menikah dengan Warga Pakistan dan mahasiswa, KBRI Islamabad juga memberi perhatian kepada para santri yang belajar di Madrasah Tabligh Raiwind.

Dalam situasi madrasah Raiwind yang masih ditutup dari para aktifis dakwah, non santri yang menetap akibat kebijakan penguncian (lockdown) dari Covid-19, KBRI Islamabad dapat masuk dan melangsungkan pertemuan dengan para santri Indonesia di Raiwind (399 km dari Islamabad) pada Kamis, (13/8/2020).

Duta Besar RI Islamabad, Iwan Suyudhie Amri yang memiliki agenda kegiatan penting yang sama di Islamabad, namun tetap secara seksama memantau perkembangan para santri Raiwind, menugaskan Pelaksana Fungsi Protkons, Ahmad Firman Sejati dan Staf, Athan RI, Kol. Dody Muhtar Taufik, dan Sekretaris I Politik, Sulaiman untuk bertemu dengan para santri tersebut.

TERHARU DIKUNJUNGI PIHAK KBRI 

Sebanyak 26 santri terlihat bahagia dan antusias menyambut kedatangan rombongan KBRI Islamabad. Mereka didampingi para pembimbing dan Maulana Pakistan. 

"Kami terharu bertemu para Bapak dari KBRI, karena sejak merebaknya wabah Covid-19 di Pakistan pada Maret 2020, kami sudah tidak diizinkan keluar masuk madrasah. Tamu dari luar pun tidak boleh berkunjung," ujar Qomar salah satu santri menyampaikan kesannya.

"Suasana lebaran Idul Fitri dan Idul Adha tahun ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kami santri dari beberapa negara asing hanya bisa berdiam di kamar masing masing, karena tidak dibolehkan melakukan perkumpulan," ujar Fathur menceritakan kondisi di Raiwind.

Mengamati kondisi tersebut, Tim Delegasi KBRI Islamabad secara bergantian menyemangati moril para santri untuk tetap bersemangat dan fokus menimba ilmu dengan baik. "Gunakan waktu luang yang banyak ini untuk lebih memperdalam pemahaman pelajaran yang diajarkan di madrasah," imbuh Firman Sejati.

Sebagian santri yang ada adalah mereka yang baru datang beberapa bulan ke Pakistan dan belum pernah ke Islamabad. Kesempatan bertemu tersebut juga dimanfaatkan KBRI untuk mendata para santri baru serta mengecek kelengkapan dokumen keimigrasian mereka. "Jangan pernah sungkan dan ragu untuk datang ke KBRI, karena di sana adalah rumah kita para WNI di Pakistan," ujar Dody Muhtar dan Sulaiman bersamaan.

Kepada para Maulana Pakistan, tim KBRI Islamabad menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bimbingan mereka kepada para santri Indonesia. Suatu hal yang membanggakan, para santri Indonesia termasuk yang terbaik dan disiplin di antara para santri yang belajar di Madrasah Raiwind. 

“Alhamdulillah mereka adalah pelajar yang rajin, patuh, disiplin, tidak pernah menimbulkan masalah, dan menonjol dalam pelajaran," ucap Maulana Umar yang juga diakui Maulana Amir. 

Dalam kesempatan pertemuan selama dua jam yang hangat tersebut, KBRI juga menyampaikan amanat surat Dubes RI kepada pengasuh tertinggi Madrasah Raiwind, Maulana Nazar ur Rehman. Para santri juga diberikan bantuan sembako, BLT, dan makanan jadi khas Indonesia sekadar melepas rasa kangen dengan masakan Tanah Air.

Di akhir pertemuan, para santri mengucapkan kebahagiaan atas kunjungan dan perhatian KBRI Islamabad, secara khusus kepada Dubes RI yang pada Agustus 2020 akan mengakhiri masa tugasnya. Seiring dengan momen peringatan HUT kemerdekaan RI, para santri pun dengan semangat menyampaikan ucapan selamat Dirgahayu Kemerdekaan RI ke-75 tahun 2020. (*) KBRI Islamabad/mae, Foto: KBRI Islamabad 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X