
hariansuara.com, Jakarta - Oreima Films mengumumkan para pemain film Pemburu di Manchester Biru yang diadaptasi dari novel terlaris karya Hanif Thamrin. Film non-fiksi pertama dengan tema sepakbola berlatar belakang kompetisi Klub Liga Primer lnggris ini menceritakan kisah perjuangan anak muda Indonesia, Hanif dalam meraih impian semua para penggila sepakbola untuk bekerja di Manchester City, Inggris yang akan diperankan oleh Adipati Dolken dan Pringga diperankan oleh Ganindra Bimo sebagai sahabat Hanif di London.
"Saya senang sekali dapat memerankan Hanif di film ini dan sepakbola adalah olahraga favorit saya, bahkan dulu saya punya cita cita ingin menjadi atlet sepak bola. Passion saya terhadap sepakbola akan saya wujudkan di dalam film ini dan semoga dapat menginspirasi anak muda Indonesia yang mempunyai mimpi besar dalam mewujudkannya.” kata Adipati Dolken.
Hanif Thamrin adalah seorang anak muda Payakumbuh, Sumatera Barat yang merantau ke London untuk menyelesaikan sekolah S2 namun menghadapi rintangan dan kesulitan selama hidup disana, keluar dari zona nyaman dan mengejar kesempatan kedua di Manchester yang layak untuk diperjuangkan hingga akhirnya dapat bekerja di sebuah Klub Liga Primer Inggris. Pekerjaan paling menyenangkan dan terbaik bagi para pecinta bola.
”Lewat film Pemburu di Manchester Biru saya ingin memberitahu anak muda Indonesia bahwa bekerja di klub sepakbola premier league bukan hanya sekedar impian tapi bisa diwujudkan.” kata nya.
Sutradara Rako Prijanto akan mengemas film drama non-fiksi ini secara epik dan emosional. Mengulang kesuksesan di film sebelumnya Sang Kiai yang diperankan Juga oleh Adipati Dolken meraih sejumlah penghargaan seperti Film Terbaik FFI 2013, Pemeran Pendukung Pria Terbaik FFI 2013 dan Sutradara Terbaik FFI 2013, mereka kembali berkolaborasi untuk menghasilkan sebuah film yang menginspirasi dan penuh motivasi bagi masyarakat Indonesia khususnya anak muda pecinta sepakbola untuk mewujudkan mimpi bertemu idola di klub favoritnya.
Rako Prijanto mengatakan lndustri film Indonesia semakin maju dan berkembang, kita sebagai penikmat film butuh tontonan yang beragam, karena film sebagai sarana hiburan tentu harus bervariasi. "Film ”Pemburu di Manchester Biru” memberikan rasa baru ketika kita membutuhkan hal yang berbeda di tengah-tengah keberagaman. Memberikan pembelajaran bagi kita masyarakat yang sudah terbukti pencinta sepakbola. ”
"Biografi anak lndonesia dalam dunia premier League sekelas Manchester City tentu saja akan menarik untuk ditonton karena menguras emosi dan inspiratif. Diantara jutaan generasi millineals yang lahir di budaya baru Indonesia, Hanif Thamrin muncul sebagai satu-satunya anak Payakumbuh asli yang berhasil di Manchester City Football Club”, tambahnya.
Sebagai produser film Pemburu di Manchester Biru Reza Hidayat mengungkapkan ketertarikannya dalam menyukseskan film yang ditunggu-tunggu para pecinta sepakbola "Ketika saya membaca kisah Hannif, saya langsung bermimpi bisa bekerja di klub sepakbola ternama dan bertemu dengan idola impian, bahkan bekerja di tempat impian semua para pecinta sepakbola adalah sebuah kesan yang tidak akan terlupakan. Kisah ini menginspirasi bagaimana kita sebagai putra Indonesia bisa menjadi bagian dari dunia dan bekerja disebuah klub olahraga mana pun, bertemu dengan idola kita setiap hari dan bersorak untuk team idaman yang kita bela dari kecil. "
Diproduksi oleh Oreima Films, persiapan syuting film Pemburu dl Manchester Biru akan dimulai pada bulan Mei berlokasi di Indonesia dan lnggris. Film ini juga disponsori oleh Jiwasraya dan Traveloka. Rllis dibioskop pada akhir tahun 2018.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU