hariansuara.com, Jakarta - Galeri Indonesia Kaya bersama grup musik Percussion Experimental belum lama ini menghadirkan hiburan menarik bagi penikmat seni dengan pementasan yang berjudul Ber(isi)k! di Auditorium Galeri Indonesia Kaya.
“Ber(isi)k! merupakan eksplorasi alat musik perkusi tradisional Indonesia dan juga alat musik perkusi barat. Perpaduan kedua alat musik tradisional dan modern ini menjadi sebuah contoh akulturasi budaya yang ditampilkan oleh Percussion Experimental ke hadapan para penikmat seni yang menyaksikan pementasan ini," ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.

Melalui pertunjukan sore hari ini, kami harap semakin banyak seniman muda yang terinspirasi untuk menyisipkan unsur budaya dalam setiap karya seni yang mereka ciptakan.
Dengan aksi panggung yang dramatis layaknya rocker, pementasan ini dibuka dengan lagu yang berjudul Pesona Indonesia dan dilanjutkan dengan Sakala, Bangga Indonesia, Salemba dan Senandung.
Melalui gaya permainannya yang khas dan tidak biasa, Percussion Experimental membawa telinga penikmat seni ke dimensi yang baru dengan jenis musik etnik eksperimental yang disuguhkan.
Alat musik yang ditampilkan dalam pementasan ini antara lain, gamelan bali, gangsa yang dipadukan dengan permainan alat musik perkusi barat, seperti drum hingga vibrafon turut disertakan dalam formasi band ini.

“Indonesia memiliki ragam alat musik tradisional yang dapat menciptakan irama-irama dan nada-nada yang indah saat dimainkan. Sayang rasanya jika keindahan tersebut semakin lama semakin sulit terdengar. Atas dasar tersebut, terciptalah Percussion Experimental di mana musik modern menyatu dengan musik tradisi," kata Amien Arroysi, sosok yang menginisiasi dibentuknya grup Percussion Experimental.
Di sini pun kami juga berkolaborasi dengan banyak seniman yang ikut bereksperimen dalam berkarya. Hari ini kami berkesempatan untuk menampilkannya di Auditorium Galeri Indonesia Kaya. Semoga penikmat seni dapat menikmati sajian yang kami persembahkan,” ujarnya. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU