
hariansuara.com, Jakarta - Palari Films bersiap merilis film terbaru Aruna dan Lidahnya pada 27 September. Film bertemakan kuliner, persahabatan, cinta dan konspirasi ini dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo, Oka Antara, Hannah Al Rashid, dan Nicholas Saputra.
Film ini mengambil lokasi syuting di Surabaya, Pamekasan (Madura), Pontianak,dan Singkawang.
Aruna dan Lidahnya adalah cerita tentang ARUNA (Dian Sastrowardoyo) yang ditugaskan bekerja berkeliling ke empat kota di Indonesia sambil bertualang kuliner bersama kedua temannya, BONO (Nicholas Saputra) dan NAD (Hannah Al Rashid).
Saat menjalani tugasnya, Aruna bertemu dengan mantan rekan kerja yang pernah ia taksir, FARISH (Oka Antara). Keempatnya terlibat dalam perjalanan penuh percakapan yang mengungkapkan kisah kehidupan dan rahasia terpendam. Dalam perjalanan keempat karakter, mereka mencicipi berbagai makanan nusantara yang jarang dibahas banyak orang maupun yang sudah populer sebelumnya.
Makanan yang akan hadir di antaranya adalah Lorjuk (makanan khas Pamekasan), Bakmi Kepiting (Pontianak), sampai Nasi Cumi (Surabaya). Di setiap makanannya mereka menemukan sesuatu yang tak terduga. Total ada 21 makanan, minuman, dan camilan yang terdapat dalam film tersebut.
Selain pencarian makanan, film ini juga menangkap sepenggal kisah perjalanan manusia yang sedang dalam proses menemukan jawaban dalam hidupnya. Masing-masing karakter datang dengan kegelisahan yang berbeda. Aruna mencari nasi goreng yang telah lama diidamkannya. Farish berusaha menyelesaikan pekerjaan yang ditugaskan kepadanya, Bono bergulat dengan perasaan yang ia pendam, dan Nad yang hendak berpetualang
kuliner.
Selain empat karakter itu, film ini juga dibintangi oleh Deddy “Desta” Mahendra dan Ayu Azhari. Desta berperan sebagai Pak Burhan, bos Aruna di tempat ia bekerja. Ayu Azhari menjadi Mbak Priya, atasan Farish yang dulunya pernah bekerja bersama Aruna.
Film disutradarai oleh Edwin, ditulis skenarionya oleh Titien Wattimena. Produser adalah Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy. Pengarah sinematografi adalah Amalia TS, penyunting gambar W. Ichwandiar Dono. Produksi Palari Films didukung oleh GO-STUDIOOriginal, CJ Entertainment, Phoenix Films, dan Ideosource Entertainment.
Untuk urusan musik dan scoring dipercayakan kepada Ken Jenie dan Mar Galo. Pasangan ini sebelumnya juga menjadi music director untuk film Posesif. Mereka menggabungkan musik lama dan baru dengan sentuhan unik.
Lagu-lagu lawas yang terpilih masuk adalah Aku Ini Punya Siapa dari January Christy dan lagu Jingga Tentang Aku yang dibawakan ulang oleh Fe Utomo. Selain itu ada pula Monita Tahalea yang akan menyanyikan ulang lagu lawas Antara Kita.
Aruna dan Lidahnya diadaptasi lepas dari novel berjudul sama karangan Laksmi Pamuntjak yang baru saja diluncurkan ulang sampul barunya pada 3 Agustus oleh Gramedia Pustaka Utama. Trailer film ini sudah dapat disaksikan di kanal YouTube Palari Films. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU