
hariansuara.com, Los Angeles - Aktivis Perlakuan Etis terhadap Hewan (PETA) menginginkan Aretha Franklin menyumbangkan mantel bulunya.
Tracy Reiman, presiden eksekutif PETA, telah mengirim surat kepada keponakan Aretha, Sabrina Garret Owens (yang ditunjuk sebagai perwakilan Franklin) dan meminta agar mantel itu diserahkan kepada aktivis agar mereka dapat menyumbangkannya untuk digunakan kembali.
Dari laman Page Six, dalam suratnya PETA mengatakan, "Di masa lalu, kami telah memberikan mantel bulu yang disumbangkan ... ke tempat penampungan tunawisma di AS (termasuk di Detroit) dan pengungsi-pengungsi di Afghanistan, Mongolia, dan Suriah, mantel bulu yang dulunya dimiliki oleh Anjelica Huston, Mariah Carey, Kim Cattrall, Mary Tyler Moore dan Sharon Osbourne telah disumbangkan.
Reiman menambahkan, "Dengan menyumbangkan mantel bulu Aretha Franklin ke PETA, keluarganya dapat memperluas warisan keadilan sosialnya. Mantel ini dapat membantu orang lain."
Mendiang Aretha Franklin memiliki koleksi mantel bulu mewah dengan berbagai ukuran. Penyanyi legendaris ini meninggal pada 16 Agustus lalu. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU