
hariansuara.com, Jakarta - Adhitama Live akan menggelar festival musik bertajuk Digistyle Music Festival di Kuningan City Ballroom Jakarta pada 13 Oktober 2018 mendatang.
Festival ini merupakan perpaduan antara seminar seputar dunia digital yang dirangkai dengan konser musik bersama Tulus, Endah N Rhesa, Pusakata, dan beberapa penampil lainnya.
"Acara ini akan berlangsung sekitar 10 jam, setiap penonton yang telah memiliki tiket bisa mengikuti seminar sesuai minat masing-masing," ujar Nandi Prodjosemedi dari Adhitama Live.
Sejumlah topik akan disajikan dalam seminar, antara lain Facing Disruption for Millenials & Gen Z yang akan disampaikan oleh Abang Edwin (Ex Senior Community Manager Yahoo! SEA), Exploring The Influence Of Social Media On Publishing (oleh Akmal Nasery Basral, Pengarang Trilogi Imperia), serta sejumlah materi menarik lainnya.
“Generasi Z & Millenials yang dianggap Digital Native, di event Digistyle Music Festival ini akan dimanjakan dan dimudahkan untuk menikmati konser musik, seminar maupun bazaar, serta bisa menikmati dan merasakan sajian unik berupa live streaming, drone, dan sejumlah spot 3D yang menarik untuk berswafoto," ujar Nandi dalam siaran pers yang diterima hariansuara.com, Rabu, (29/8).
Menurut Nandi, event Digistyle Music Festival ini diadakan untuk memotret gaya hidup kaum muda yang terdampak paling besar dengan berkembangnya internet dan booming sosial media yang mengubah budaya dan cara mengkonsumsi hiburan termasuk musik.
"Internet telah mengubah cara kita mencari sumber dan mendengarkan musik, bahkan mengubah cara musik diproduksi. Dua puluh tahun silam, calon seniman masih bergantung pada perusahaan rekaman besar agar karyanya bisa dinikmati masyarakat. Kini, internet telah mengembalikan kekuatan ketangan artis."tuturnya.
Menurut Endah N Rhesa, acara ini menjadi gambaran bahwa musik sudah menjadi bagian dari kehidupan digital. Selain menjadi penampil, mereka merasa akan mendapatkan banyak pengalaman serta wawasan baru mengenai musik serta gaya hidup di dunia digital sekarang ini.
“Dengan demikian, kami akan mendapatkan inspirasi untuk menjadi lebih kreatif, ujar Endah N Rhesa yang kini tengah menyiapkan album ke-5 mereka.
“Terpilih untuk tampil di acara ini adalah sebuah kebanggaan tersendiri karena acara ini seperti sebuah tolok ukur bahwa musik Endah N Rhesa cukup bergaung di dunia digital dan bisa menjadi bagian dari gaya hidup masa kini. Terima kasih sudah melibatkan kami dalam festival ini," kata Endah N Rhesa.
Senada dengan Endah N Rhesa, Is dari Pusakata mengaku keikutsertaannya dalam Digistyle Music Festival, karena ingin menjadi bagian dari sebuah perubahan. Perubahan kaum muda yang hidup di tengah kemajuan internet dan ruang yang begitu banyak, yang harus dibarengi dengan keberanian dan kejelian untuk terus berkarya dan memanfaatkan kemajuan tersebut.
"Memajukan inovasi dan tetap mampu berinteraksi dengan seluruh pengguna sarana digital. Dan ingin berbagi energi itu ke teman-teman lainnya."katanya.
"Saya masih tetap membawakan lagu-lagu yang pernah saya tulis tapi tentunya dengan format musik yang berbeda bersama The Panganans. Juga akan membawakan single baru saya nanti, "ujar mantan pentolan Payung Teduh.
Menurut Is, gaya hidup digital yang terkoneksi dengan internet tentu saja memiliki banyak dampak positif, seperti informasi yang lebih cepat dan bisa berinteraksi dengan banyak orang. “Tapi harus lebih bijak memilah ruang dan individunya, ujar Is.
Namun, lanjut Is, kekurangannya tentu saja interaksi sosial secara langsung sangat jauh berkurang. “Banyak orang bergantung pada internet dan larut dalam kesibukan sosial media," tambah Is.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU