
hariansuara.com, New York - Dua tahun setelah Kim Kardashian dirampok di bawah todongan senjata di Paris, perusahaan asuransinya menuntut mantan pengawal dan perusahaan keamanannya di Amerika Serikat.
Gugatan itu diajukan pada hari Rabu di Delaware oleh perusahaan AIG dan menuduh Pascal Duvier dan perusahaan tempat dia bekerja, ProtectSecurity.
Situs web selebriti TMZ, mengatakan Duvier meninggalkan tempat tinggal dimana Kardashian menginap selama Paris Fashion Week pada Oktober 2016, dan mengikuti dua saudara perempuannya ke klub terdekat.
Akibatnya, Kardashian dibiarkan tanpa keamanan. Gugatan itu juga menuduh Duvier gagal melakukan pengawasan yang memungkinkan pria bersenjata bertopeng untuk masuk.
Lima pria mengikatnya, menyumpal dan menguncinya di kamar mandi, sebelum mengambil permata senilai 10,6 juta dollar AS, termasuk cincin berlian yang dihadiahkan oleh Kanye West.
Duvier sendiri tidak lagi bekerja untuk Kim.
Pengadilan Prancis telah menahan 11 tersangka terkait dengan perampokan di Perancis ini. Dan hanya satu bagian, salib bertatahkan berlian, yang berhasil telah ditemukan.
Tersangka pemimpin perampok, Aomar Ait Khedache, mengatakan kepada penyelidik telah menjual cincin 18,88 karat Kardashian kepada pihak ketiga yang tidak teridentifikasi.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU