.jpeg)
hariansuara.com, Jakarta - Band asal Inggris Morrissey terpaksa harus mengakhiri konsernya di San Diego lebih awal setelah para penggemar menyerbu panggung.
Saat menembangkan hits tahun 1988-nya 'Every Day Is Like Sunday', sejumlah penggemar berjalan menuju panggung. Salah satu penggemar tampaknya menyerang vokalis Morrissey dan menyebabkan penyanyi meninggalkan panggung.
Namun Manajer Morrissey Peter Katsis membantah penyanyi itu dipukul dan mengatakan bahwa “Penggemar Morrissey tidak berbahaya. Para penggemar hanya melakukan apa yang telah mereka lakukan selama hampir 30 tahun."
Namun demikian, musisi itu tidak kembali untuk menyelesaikan konsernya di Copley Symphony Hall, sementara penggemar yang menyerang diamankan oleh pihak keamanan. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU