
hariansuara.com, Jakarta - The Bethel Woods Center, organisasi nirlaba yang sekarang memiliki lahan seluas 37 hektar (15 hektar) yang jadi lokasi festival Woodstock 1969, mengatakan festival dengan tagline "musik, budaya dan komunitas" akan digelar 16-18 Agustus 2019.
Festival Ini akan menampilkan pertunjukan live dari artis-artis terkemuka dan baru di berbagai genre dan dekade.
"Rincian tentang artis dan tiket akan diumumkan di kemudian hari," kata The Bethel Woods Center
Festival Woodstock Agustus 1969 yang disebut sebagai "tiga hari perdamaian dan musik," dianggap sebagai salah satu momen penting dalam sejarah musik dan counter culture di tahun 1960-an.

Selama tiga hari, lebih dari 30 pertunjukan dipentaskan termasuk diantaranya Jimi Hendrix, Janis Joplin, The Who, The Band, dan Grateful Dead yang tampil di hadapan 400.000 penonton.
“Lima puluh tahun yang lalu, orang-orang berkumpul dengan damai di tempat kami yang tujuannya untuk mengubah dunia melalui musik,” kata Darlene Fedun, kepala eksekutif Bethel Woods Center.
"Kami tetap berkomitmen untuk melestarikan sejarah dan semangat ini dan untuk mendidik dan menginspirasi generasi baru untuk berkontribusi secara positif kepada dunia melalui musik, budaya, dan komunitas," tambah Fedun.
Banyak musisi Woodstock 1969 sekarang sudah mati. Musisi yang masih hidup yang pernah tampil di sana mereka termasuk Joan Baez, Roger Daltrey dan Pete Townshend dari The Who, dan David Crosby, Neil Young, Graham Nash dan Stephen Stills of Crosby, Stills, Nash dan Young.(*)
(Foto: Woodstock 1969 / Istimewa)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU