Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Lifestyle

Headshot Dilirik Distributor Global

Entertainment
23 Sep 2016
Headshot Dilirik Distributor Global

 

Jakarta -  Usai premiere di Toronto International Film Festival (TIFF) 2016, Headshot langsung direspons distributor global. Sebelumnya Vertical dan XYZ Films serta Nikkatsu menjadi partner Screenplay Infinite Films mengedarkan film untuk wilayah Amerika Utara dan Asia, distributor wilayah Eropa pun serentak menyiapkan jalur peredaran.

 

Di antaranya adalah Arrow Films untuk wilayah peredaran Inggris Raya. Untuk wilayah peredaran Jerman dan Italia akan ditangani Koch Media. Sementara hak distribusi wilayah Perancis akan dilakukan oleh AB Groupe.

 

Wilayah edar di negara-negara Skandinavia seperti Denmark, Norwegia, Swedia – akan ditangani Star Media Entertainment. Distribusi wilayah Rusia dan negara-negara Baltik,  Lithuania, Estonesia dan Latvia ditangani Cinema Prestige.

 

Headshot juga direspons positif untuk peredaran wilayah Australia dan Selandia Baru yang akan ditangani grup Vendetta Films.

 

"Film ini mencoba memberikan tawaran hiburan lain kepada penonton. Kami sadar bahwa film-film Iko Uwais sebelumnya sukses secara internasional, itu sebabnya kami tidak ingin mengecewakan penonton dan penggemar Iko,” ungkap Timo Tjahjanto dalam keterangan tertulisnya beberapa waktu lalu.

 

Namun tantangan yang dihadapi Timo dan Kimo justru menumbuhkan keinginan menyelesaikan film dengan gaya mereka sendiri. Headshot penuh adegan tembakan, namun yang terpenting adalah adegan laga yang dihadirkan di film ini. “Banyak pengalaman baru di film ini. Saya juga harus buat adegan drama serealisitis, dan mengkombinasikannya dengan adegan laga semenarik mungkin,” jelas Timo.

 

Mereka tak ragu menghadirkan adegan laga yang luar biasa rumit. Itu sebabnya, penataan koreografi laga menjadi sangat penting di film Headshot. Mereka yakin kemampuan Iko Uwais yang sudah teruji sebagai penata laga di film-film besar pun akan menghasilkan karya yang menawan.

 

Tak hanya itu, mereka juga minta latihan secara serius pemain-pemain yang terlibat dalam penggunakan senjata. Mereka datangkan ahli yang memang handal melatih penggunaan senjata api. “Memang sepele, namun di layar film hasilnya akan jauh berbeda untuk pemain yang terlatih atau tidak”.

 

Diakui Iko Uwais, Timo dan Kimo lebih banyak memberikan keleluasaan dalam penggarapan adegan laga. “Saya harus bisa menjadikan adegan laga yang nampak seperti biasa menjadi luar biasa. Urusan koreografi laga, kami dituntut harus lebih kreatif. Kami harus memikirkan scene laga yang belum pernah dibuat sebelumnya. Biar tidak terkesan seperti pengulangan. Kami masih pergunakan beladiri silat sebagai dasar adegan laga, meskipun tidak murni silat,” jelas Iko. 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X