Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Lifestyle

RA Pictures Bawa Film Horor Turki 'Siccin 6' ke Bioskop Indonesia

Entertainment
26 Sep 2019
RA Pictures Bawa Film Horor Turki 'Siccin 6' ke Bioskop Indonesia

hariansuara.com, Jakarta -  PT. RFA Film Internasional atau yang selama ini lebih dikenal sebagai RA Pictures melakukan gerakan baru dalam industri perfilman Indonesia dengan menjadi importir film asing untuk ditayangkan di bioskop-bioskop Indonesia. Untuk debutnya RA Pictures memilih film dari Turki yang berjudul, Siccin 6. 

Kenapa RA Pictures memilih film dari Turki bukan film Hollywood, Mandarin, Bollywood atau lainnya? Hal ini dilakukan agar masyarakat Indonesia memiliki pilihan lain diluar film-fllm dari yang sudah disebutkan tadi. Selain itu juga, masyarakat lndonesia sudah akrab dengan serial TV asal Turki. 

"Yang jelas buat saya satu penghargaan bisa bawa film ini ke indonesia. Kita bersaing ketat gimana caranya film ini dapat hadir di Indonesia," ujar Raffi Ahmad saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019).

"Sebenarnya dari konsep film merupakan satu kesatuan, ini episode terakhir tapi tetep ada adegan flash back," ungkapnya.

"Gue masih muda apa yang gue kerjain, menggali potensi kenapa nggak. Kalau bisnis kan ada untung ada rugi. Kalau rugi yah jangan kapok,"pungkasnya.

Film Siccin  sangat popular di Turki sehingga sudah dibuat hingga seri ke-6 nya dan instalment ke-6 ini lah yang akan ditayangkan di Indonesia dan juga memilik dari beberapa reviewer film independen yang mengatakan bahwa seri ini cukup seram bahkan sebanding dengan beberapa film horror Hollywood yang cukup dekat dengan masyarakat Indonesia. Bahkan seri Siccin ini disebutkan termasuk dalam jajaran film horror terseram yang tidak populer di Indonesia sehingga memperkuat niat RA Pictures untuk memasukkan Film ini ke lIndonesia. 

PT. RFA Film Internasional mengembangkan sayapnya sebagai importir film setelah sebelumnya dikenal sebagai Production House yang memproduksi film. Hal ini dilakukan karena saat ini film-film asing yang ditayangkan di bioskop-bioskop Indonesia masih di dominasi oleh film-film Hollywood, Bollywood dan Mandarin yang mulai juga diikuti filmfilm asal Korea Selatan.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X